PusakoNews.com, Montreal - Pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, mengambil langkah tegas dengan membatasi akses terhadap media sosial dan berbagai distraksi lainnya selama akhir pekan balapan. Keputusan ini dilakukan sebagai bagian dari strategi fokus penuh dalam upayanya meraih gelar juara dunia Formula 1 pertamanya.
Pebalap berusia 19 tahun tersebut tampil impresif di awal musim dengan mencatatkan tiga kemenangan beruntun, yang membuatnya kini berada di posisi teratas klasemen sementara kejuaraan dunia. Ia unggul atas rekan setimnya di Mercedes, George Russell, yang sebelumnya digadang-gadang sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini.
Performa konsisten Antonelli dalam beberapa seri awal telah menjadikannya salah satu sorotan utama di ajang F1. Popularitasnya meningkat pesat, seiring dengan pertumbuhan jumlah pengikut di berbagai platform media sosial. Namun, di balik popularitas tersebut, ia memilih untuk menjaga jarak dari sorotan digital demi menjaga stabilitas mental dan fokus di lintasan.
Sikap waspada terhadap media sosial bukanlah hal baru bagi Antonelli. Tahun lalu, ia sempat mengurangi aktivitas digitalnya setelah menerima berbagai komentar negatif hingga ancaman serius usai Grand Prix Qatar. Pada balapan tersebut, sebuah kesalahan di fase akhir lomba membuatnya kehilangan posisi penting, yang turut memengaruhi dinamika perebutan gelar antara Lando Norris, Max Verstappen, dan Oscar Piastri.
Kini, menjelang Grand Prix Kanada akhir pekan ini, Antonelli memperkuat komitmennya untuk menghindari distraksi eksternal. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah menjaga konsentrasi penuh selama pekan balapan.
“Saya sama sekali tidak melihat media sosial selama pekan balapan. Saya berusaha menghindari gangguan sebanyak mungkin karena yang saya inginkan adalah fokus maksimal pada tujuan akhir pekan,” ujar Antonelli.
Ia menambahkan bahwa tekanan ekspektasi yang semakin tinggi tidak menjadi beban yang ia hiraukan secara berlebihan. Menurutnya, kunci performa adalah tetap menjalankan proses dengan konsisten dari satu balapan ke balapan berikutnya.
“Ekspektasi tentu tinggi, terutama setelah awal musim yang kuat, tetapi saya mencoba tidak terlalu memikirkannya. Saya hanya fokus pada apa yang harus dilakukan, tetap bertekad, menikmati balapan, dan hadir di setiap momen. Jika itu dilakukan dengan benar, hasil akan mengikuti,” katanya.
Dari sisi klasemen, Antonelli kini memimpin dengan selisih 20 poin dari George Russell hanya dalam empat seri awal musim. Satu kemenangan Grand Prix sendiri bernilai 25 poin, menjadikan keunggulan tersebut cukup signifikan pada tahap awal kompetisi.
George Russell sendiri memulai musim dengan kemenangan di Melbourne, namun momentum beralih ke Antonelli setelah ia meraih kemenangan perdananya di Formula 1 pada Grand Prix China. Hasil tersebut menjadi titik balik yang memperkuat posisinya di puncak klasemen sementara.

Sementara itu, Ferrari disebut menjadi pesaing terdekat Mercedes pada dua seri awal musim, meski kemudian McLaren menunjukkan peningkatan performa signifikan dan mulai bersaing dalam perebutan kemenangan di seri Jepang dan Miami.
Meski berada di posisi teratas klasemen, Antonelli menegaskan dirinya tidak ingin larut dalam euforia awal musim. Ia menilai perjalanan menuju gelar juara masih sangat panjang dan penuh tantangan.
“Saya tidak menyangka awal musim akan berjalan sebaik ini, tetapi saya sangat senang. Kemenangan pertama memberi kepercayaan diri besar. Namun untuk target utama, yaitu kejuaraan, jalan masih sangat panjang dan sulit,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya fokus pada setiap balapan tanpa terlalu memikirkan klasemen. Menurutnya, konsistensi menjadi kunci utama untuk mempertahankan performa di tengah ketatnya persaingan.
“Yang saya lakukan adalah fokus dari satu balapan ke balapan berikutnya, tidak terlalu memikirkan kejuaraan. Saya sadar posisi saat ini cukup baik dengan mobil yang kompetitif, tetapi musim masih panjang. Pesaing pasti akan semakin dekat,” tambahnya.
Antonelli juga menyoroti peningkatan performa dari rival-rivalnya, termasuk McLaren dan Red Bull, yang terus melakukan pengembangan signifikan. Ia memperkirakan Ferrari juga akan kembali kompetitif pada seri Kanada setelah kurang beruntung di Miami.
Dengan situasi persaingan yang semakin ketat, Antonelli menegaskan target terdekatnya adalah terus menambah kemenangan, termasuk membidik kemenangan keempat pada akhir pekan Grand Prix Kanada.
[PusakoNews.com/red]



Komentar