"Presiden Prabowo Subianto Panen Raya Udang di Kebumen, Nilai Produksi Tembus Rp134 Miliar per Tahun"
Heboh Sambutan Warga Kebumen untuk Presiden Prabowo Saat Tinjau Tambak Udang Modern
Presiden Prabowo Subianto melaksanakan panen raya udang dan meninjau kegiatan sortir hasil panen di lokasi tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Rangkuman Berita
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke kawasan Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah, dengan meninjau panen raya udang vannamei sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong pembangunan sektor produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, dan mendongkrak ekspor nasional. Dalam kunjungan tersebut, Presiden menyoroti besarnya potensi Indonesia menjadi produsen udang dunia melalui pengembangan tambak modern berbasis teknologi dan pengelolaan berkelanjutan, sekaligus menegaskan pentingnya pengelolaan kekayaan negara yang berpihak kepada rakyat, efisiensi pembangunan, serta penghentian kebocoran sumber daya nasional demi kesejahteraan masyarakat secara merata.
Sesuaikan Ukuran Baca
605
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Kabupaten Kebumen - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat pembangunan sektor-sektor produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah ekonomi, serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Penegasan tersebut disampaikan saat Presiden melakukan kunjungan kerja sekaligus menghadiri panen raya udang vannamei di kawasan Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5).
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Sambutan Warga Kebumen Pecah! Kedatangan Prabowo Subianto Diserbu Pelajar dan Masyarakat
Presiden Prabowo Subianto membalas sapaan warga dengan senyum dan lambaian tangan di Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu, 23 Mei 2026
Kunjungan Presiden disambut antusias oleh masyarakat Kebumen. Sejak pagi hari, warga bersama para pelajar telah memadati sejumlah ruas jalan menuju lokasi kegiatan untuk menyambut kedatangan Kepala Negara. Masyarakat tampak melambaikan tangan dan menyampaikan salam kepada Presiden Prabowo yang membalas sambutan hangat tersebut dengan senyum dan lambaian tangan dari rangkaian kendaraan kepresidenan.
Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan apresiasi atas sambutan meriah yang diberikan masyarakat selama kunjungan berlangsung. Kepala Negara mengaku terkesan dengan antusiasme warga yang menunjukkan optimisme dan dukungan terhadap pembangunan sektor pangan dan perikanan nasional.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Presiden Prabowo Prioritaskan Proyek Produktif, Rakyat Dijanjikan Lebih Banyak Pekerjaan
Presiden Prabowo Subianto meninjau kegiatan sortir hasil panen di kawasan Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu, 23 Mei 2026
Kunjungan kerja tersebut difokuskan pada peninjauan panen raya udang vannamei ke-8 serta proses sortir hasil panen di kawasan BUBK Kebumen. Kawasan tambak modern seluas 100 hektare itu dikembangkan melalui sistem budi daya terpadu berbasis teknologi dengan tata kelola yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Sistem pengelolaan kawasan mencakup saluran intake, kolam tandon, pemisahan inlet dan outlet, kolam produksi, hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Model pengembangan tersebut menjadi salah satu contoh transformasi sektor perikanan nasional dari pola tradisional menuju sistem modern yang lebih efisien, produktif, dan ramah lingkungan.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperluas pembangunan proyek-proyek produktif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurut Presiden, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya proyek fisik yang dibangun, tetapi dari dampak ekonomi yang langsung dirasakan rakyat melalui peningkatan pendapatan dan terbukanya kesempatan kerja.
Pemerintah, lanjut Presiden, akan memprioritaskan program yang menghasilkan nilai tambah ekonomi sekaligus mendukung kebutuhan dasar masyarakat, terutama sektor pangan dan sumber protein nasional. Selain memenuhi kebutuhan domestik, sektor tersebut juga memiliki potensi besar untuk meningkatkan devisa negara melalui ekspor.
Dalam kesempatan itu, Presiden turut menekankan pentingnya efisiensi dan orientasi hasil dalam pembangunan nasional. Pemerintah berkomitmen mengarahkan kebijakan pembangunan pada sektor-sektor yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi nasional.
Berdasarkan laporan yang diterima Presiden, kawasan BUBK Kebumen saat ini memiliki 206 petak kolam dengan produktivitas mencapai sekitar 40 ton per hektare. Nilai jual udang hasil produksi diperkirakan mencapai Rp70 ribu per kilogram. Secara keseluruhan, nilai produksi kawasan tersebut mencapai sekitar Rp67,2 miliar per siklus dan berpotensi menembus Rp134,4 miliar per tahun.
Selain memberikan kontribusi ekonomi, kawasan BUBK Kebumen juga menyerap sekitar 650 tenaga kerja lokal. Kehadiran kawasan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing sektor perikanan nasional di pasar global.
Presiden Prabowo menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu produsen udang terbesar di dunia. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong pengembangan kawasan-kawasan budi daya modern di berbagai daerah sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan dan ekspor nasional.
Sebagai bagian dari pengembangan sektor perikanan nasional, pemerintah saat ini juga tengah menyiapkan proyek serupa dalam skala yang lebih besar di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Kawasan tersebut direncanakan memiliki luas mencapai 2.000 hektare dan diproyeksikan menjadi salah satu pusat produksi udang nasional berbasis teknologi modern.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Panen Raya di Kebumen, Prabowo Ungkap Target Besar Swasembada Pangan Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan pada kegiatan panen raya udang dan peninjauan sortir hasil panen di kawasan tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Presiden turut menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat kedaulatan pangan nasional dan memastikan pengelolaan kekayaan negara dilakukan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Presiden menyampaikan bahwa selama 19 bulan terakhir pemerintah telah mencatat sejumlah capaian strategis di sektor pangan, termasuk peningkatan produksi sejumlah komoditas utama seperti beras dan jagung.
Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat ketahanan protein nasional melalui peningkatan produksi telur, ayam, dan daging guna memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi masyarakat.
Presiden menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional, terutama di tengah dinamika global yang dipenuhi konflik dan ketidakpastian geopolitik. Karena itu, pemerintah terus memperkuat sektor pertahanan dan pengelolaan sumber daya nasional guna menjaga kedaulatan bangsa dan melindungi kekayaan negara.
Kepala Negara juga menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam Indonesia harus dilaksanakan secara mandiri sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan ditujukan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat. Pemerintah berkomitmen menghentikan berbagai bentuk kebocoran kekayaan negara agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Melalui pengembangan kawasan budi daya udang modern seperti di Kebumen, pemerintah berharap dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional berbasis produktivitas, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperluas lapangan kerja, serta memperkokoh posisi Indonesia sebagai negara maritim dan produsen pangan dunia.
[PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar