Warga Diimbau Terapkan PHBS untuk Cegah Penularan Hantavirus

Hantavirus Mengintai, DPRD DKI Minta Masyarakat Terapkan Hidup Bersih
Kasus Suspek Hantavirus Muncul di Jakarta, DPRD Minta Warga Tingkatkan PHBS
Kasus Suspek Hantavirus Muncul di Jakarta, DPRD Minta Warga Tingkatkan PHBS
Sesuaikan Ukuran Baca
780

PusakoNews.com, Jakarta - Pemerintah dan masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Hantavirus dengan memperkuat penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Langkah ini dinilai penting menyusul munculnya kasus suspek Hantavirus di Indonesia, termasuk di Jakarta.


Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian, menegaskan bahwa gerakan hidup sehat harus terus digalakkan di tengah masyarakat sebagai bentuk pencegahan dini terhadap penyebaran virus tersebut. Menurutnya, ancaman Hantavirus perlu disikapi serius karena berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat apabila tidak diantisipasi sejak awal.


Ia juga meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meningkatkan kesiapsiagaan setelah Kementerian Kesehatan melaporkan adanya dua kasus suspek Hantavirus di Indonesia, masing-masing berada di Jakarta dan Yogyakarta. Pengawasan di lingkungan tempat tinggal pasien maupun fasilitas perawatan dinilai perlu diperketat guna mencegah penularan lebih luas.


Selain itu, pemerintah daerah diminta segera melakukan langkah preventif, termasuk penelusuran riwayat perjalanan dan interaksi pasien suspek. Upaya tersebut dianggap penting untuk memastikan potensi penyebaran dapat segera dikendalikan.


Sementara itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada menghadapi Hantavirus. Hingga Mei 2026, tercatat empat kasus ditemukan di Jakarta, dengan tiga pasien telah dinyatakan sembuh dan satu lainnya masih berstatus suspek sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.


Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa Hantavirus ditularkan melalui tikus, baik lewat urine, air liur, maupun kotoran yang mencemari lingkungan dan terhirup manusia melalui debu atau kontak langsung. Karena itu, masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan, rutin mencuci tangan, menggunakan masker di area berisiko, serta melakukan pengendalian tikus di lingkungan sekitar.


Puskesmas dan fasilitas kesehatan di sejumlah wilayah Jakarta juga mulai menggencarkan sosialisasi pencegahan Hantavirus kepada masyarakat melalui layanan kesehatan lingkungan dan edukasi PHBS.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait