PusakoNews.com, London - Pemerintah Inggris melakukan operasi darurat kemanusiaan dengan menerjunkan pasukan payung dan tenaga medis ke Pulau Tristan da Cunha, wilayah terluar Inggris di Samudra Atlantik Selatan, menyusul munculnya dugaan kasus hantavirus yang berkaitan dengan kapal pesiar MV Hondius.
Operasi langka tersebut dilakukan setelah seorang warga pulau yang sebelumnya menjadi penumpang kapal ekspedisi MV Hondius mengalami gejala yang diduga terkait infeksi hantavirus. Kondisi darurat diperparah oleh keterbatasan fasilitas kesehatan di pulau terpencil tersebut yang tidak memiliki landasan pacu dan hanya dapat dijangkau melalui perjalanan laut selama beberapa hari.
Kementerian Pertahanan Inggris mengerahkan enam personel pasukan lintas udara serta dua tenaga medis dari 16 Air Assault Brigade menggunakan pesawat RAF A400M Atlas. Tim diterjunkan melalui operasi penerjunan udara bersama lebih dari tiga ton perlengkapan medis dan pasokan oksigen untuk membantu penanganan pasien serta mengantisipasi penyebaran virus di wilayah dengan populasi sekitar 220 jiwa itu.
Komandan 16 Air Assault Brigade, Brigadir Ed Cartwright, menyebut operasi tersebut sebagai misi berisiko tinggi mengingat cuaca ekstrem, medan sempit, serta tidak adanya infrastruktur penerbangan di Tristan da Cunha. Pasukan harus melakukan penerjunan di area lapangan golf berbatu dengan angin kencang dan visibilitas rendah.
Langkah cepat pemerintah Inggris dilakukan setelah wabah hantavirus terdeteksi di kapal pesiar MV Hondius yang sebelumnya berlayar dari Argentina menuju sejumlah wilayah Atlantik Selatan. Wabah tersebut telah memicu perhatian internasional setelah menyebabkan sedikitnya tiga kematian dan sejumlah kasus infeksi di berbagai negara. Otoritas kesehatan dunia juga tengah melakukan pelacakan kontak terhadap para penumpang dan kru kapal.
Menurut laporan otoritas kesehatan Inggris, pasien di Tristan da Cunha saat ini berada dalam kondisi stabil dan menjalani isolasi ketat. Pemerintah Inggris memastikan pengiriman bantuan medis dilakukan untuk menjaga ketersediaan oksigen dan mendukung tenaga kesehatan lokal yang jumlahnya sangat terbatas.
Hantavirus sendiri merupakan penyakit langka yang umumnya ditularkan melalui paparan kotoran atau urin hewan pengerat. Namun, dalam kasus wabah MV Hondius, para ahli tengah menyelidiki kemungkinan penularan antarmanusia yang dikaitkan dengan varian Andes virus.
[PusakoNews.com/red]
Komentar