Gaji Marc Marquez Melejit 5 Kali Lipat di MotoGP 2027, Tapi Masih Kalah dari Quartararo

Marc Marquez Digaji Fantastis di 2027
Marc Marquez (Ducati) dan Fabio Quartararo (Yamaha).
©PusakoNews.com/red
Marc Marquez (Ducati) dan Fabio Quartararo (Yamaha). ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
658

PusakoNews.com, Jakarta - Perkembangan terbaru jelang musim MotoGP 2027 menunjukkan dinamika menarik dalam kontrak dan nilai ekonomi para pembalap elite. Pebalap Ducati, Marc Marquez, dikabarkan akan menerima lonjakan gaji signifikan hingga lima kali lipat dari nilai sebelumnya.


Kenaikan tersebut merupakan bagian dari rencana perpanjangan kontrak Marquez bersama Ducati dengan skema fleksibel, yakni durasi satu tahun disertai opsi perpanjangan. Langkah ini dinilai strategis, mengingat MotoGP akan memasuki era regulasi baru mulai 2027.


Secara nominal, pendapatan Marquez diproyeksikan meningkat drastis dari kisaran sebelumnya menjadi sekitar 13 juta poundsterling per musim. Lonjakan ini merupakan bentuk apresiasi atas performa impresifnya, termasuk keberhasilan kembali ke level kompetitif dan meraih gelar juara dunia bersama Ducati.


Meski mengalami kenaikan tajam, Marquez masih belum menjadi pembalap dengan bayaran tertinggi di grid. Posisi tersebut diperkirakan tetap dipegang oleh Fabio Quartararo.


Pebalap asal Prancis itu disebut akan mendapatkan kontrak bernilai lebih besar seiring kepindahannya ke Honda pada 2027. Sebelumnya, Quartararo telah menerima bayaran tinggi saat membela Yamaha, dan nilai tersebut diproyeksikan meningkat signifikan dalam kontrak barunya.


Perbedaan ini mencerminkan kekuatan finansial masing-masing pabrikan. Ducati dikenal lebih fokus pada performa teknis motor dibandingkan agresivitas dalam penawaran gaji, sementara Honda berani menggelontorkan dana besar demi mempercepat kebangkitan mereka di era baru MotoGP.


Di sisi lain, keputusan Marquez untuk bergabung dengan Ducati sejak awal dinilai lebih didorong oleh ambisi meraih kemenangan ketimbang faktor finansial. Strategi tersebut terbukti efektif setelah ia kembali mendominasi lintasan dan meraih kesuksesan besar.


Dengan demikian, persaingan MotoGP ke depan tidak hanya akan berlangsung di lintasan, tetapi juga dalam aspek kontrak, investasi, dan strategi jangka panjang tim dalam menghadapi perubahan regulasi besar pada 2027.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait