PusakoNews.com, Jakarta - Pertamina kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX). Sebanyak 168 peserta resmi “diwisuda” sebagai pelaku usaha ultra mikro mandiri dalam sebuah seremoni yang digelar di Auditorium Universitas Pertamina, Jakarta.
Program UMiMAX dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya mereka yang terdampak kondisi ekonomi sulit dan korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Sejak diluncurkan pada Desember 2025, program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pertamina dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan.
Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Arifianto, menyampaikan bahwa mayoritas peserta berasal dari kelompok rentan secara ekonomi. Sekitar 75 persen di antaranya merupakan korban PHK, sementara sisanya berasal dari masyarakat berpenghasilan rendah.
Melalui program ini, peserta mendapatkan dukungan berupa sarana usaha, pelatihan, serta pendampingan intensif agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Saat ini, program UMiMAX telah menjangkau sejumlah wilayah, antara lain Jabodetabek, Karawang, Subang, dan Bandung. Para peserta mengelola berbagai jenis usaha, seperti 65 unit warmindo, 63 usaha kopi keliling, serta 40 unit mini ATM.
Dari sisi kinerja usaha, para pelaku ultra mikro menunjukkan capaian yang signifikan. Rata-rata omzet bulanan peserta mencapai sekitar Rp30 juta, dengan sebagian di antaranya mampu membukukan laba bersih lebih dari Rp10 juta per bulan. Secara kumulatif, total pendapatan peserta sepanjang Januari hingga April 2026 mencapai sekitar Rp2,7 miliar dengan laba bersih mendekati Rp858 juta.
Keberhasilan program ini juga tercermin dari kisah para peserta, salah satunya mantan tenaga pendidik yang terdampak PHK dan kini mampu bangkit menjadi pelaku usaha mandiri. Melalui dukungan fasilitas usaha dan pembinaan dari Pertamina, peserta tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga mampu memperbaiki kesejahteraan keluarga, termasuk menjamin pendidikan anak-anak mereka.
Pertamina menegaskan bahwa program UMiMAX akan terus dikembangkan dan diperluas. Pada tahun 2026, perusahaan menargetkan peningkatan jumlah peserta hingga 1.000 pelaku usaha di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus pada daerah yang memiliki tingkat kerentanan ekonomi tinggi.
Melalui inisiatif ini, Pertamina berharap para lulusan UMiMAX dapat menjadi motor penggerak ekonomi di lingkungannya sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk membangun kemandirian usaha dan meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.
[PusakoNews.com/red]
Komentar