Ekspor CPO Menguat, Tembus US$4,69 Miliar di Awal 2026

Breaking! Ekspor CPO Indonesia Melejit, Sentuh US$4,69 Miliar
Kinerja ekspor komoditas kelapa sawit Indonesia menunjukkan tren positif ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
59
662

PusakoNews.com, Jakarta - Kinerja ekspor komoditas kelapa sawit Indonesia menunjukkan tren positif pada awal tahun 2026. Data terbaru mencatat nilai ekspor crude palm oil (CPO) beserta produk turunannya mencapai US$4,69 miliar sepanjang Januari hingga Februari 2026, meningkat signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.


Kontribusi sektor pertanian, termasuk perkebunan, perikanan, dan kehutanan, tercatat sebesar US$0,39 miliar terhadap total ekspor nonmigas nasional yang mencapai US$21,09 miliar pada Februari 2026.


Peningkatan ini menegaskan posisi CPO sebagai salah satu komoditas strategis yang menjadi penopang utama ekspor nasional di awal tahun. Pemerintah menilai capaian tersebut tidak terlepas dari upaya berkelanjutan dalam mendorong hilirisasi sektor pertanian guna meningkatkan nilai tambah produk.


Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya pengolahan lebih lanjut produk sawit agar memiliki daya saing tinggi di pasar global. Dengan pengembangan produk turunan seperti margarin, kosmetik, hingga berbagai bahan industri lainnya, Indonesia dinilai mampu memperkuat posisinya sebagai pemain utama dunia di sektor ini.


Ia juga menyebut bahwa Indonesia saat ini menguasai lebih dari 60 persen pasar CPO global, sehingga memiliki peran strategis dalam menentukan arah pasar internasional.


Ke depan, Kementerian Pertanian akan terus memperkuat ekosistem sektor pertanian secara menyeluruh, mulai dari produksi, pengolahan, hingga pemasaran. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus memperkokoh struktur ekonomi nasional berbasis pertanian.

[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait