Jangan Dilewatkan! Puasa 6 Hari di Bulan Syawal Pahalanya Setara Puasa Setahun Penuh

Setelah Lebaran, Ini Amalan “Bonus” dengan Pahala Fantastis
Ilustrasi Puasa Syawal ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
67
649

PusakoNews.com, Jakarta - Usai merayakan Idulfitri 1447 Hijriah, umat Muslim memasuki bulan Syawal yang menjadi momentum untuk melanjutkan amalan ibadah melalui puasa sunah enam hari. Ibadah ini memiliki keutamaan besar, yakni pahala yang setara dengan berpuasa selama satu tahun penuh apabila dilaksanakan setelah Ramadan.


Puasa Syawal dapat mulai dikerjakan sejak 2 Syawal atau Senin, 23 Maret 2026, hingga akhir bulan Syawal. Umat Muslim diingatkan tidak diperbolehkan berpuasa pada hari pertama Idulfitri.


Pelaksanaannya bersifat fleksibel, dapat dilakukan secara berturut-turut maupun terpisah, selama masih dalam rentang waktu bulan Syawal.


Bagi yang memiliki utang puasa Ramadan, para ulama menganjurkan untuk mendahulukan qada puasa sebelum menjalankan puasa sunah Syawal agar memperoleh kesempurnaan pahala.


Selain bernilai ibadah, puasa Syawal juga menjadi sarana menjaga konsistensi spiritual (istiqamah) setelah Ramadan, sekaligus melatih kedisiplinan dan menjaga kebugaran tubuh.


Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan momentum Syawal untuk memperkuat kualitas ibadah dan mempertahankan kebiasaan baik yang telah dibangun selama bulan Ramadan.

[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait