PusakoNews.com, Sukabumi - Suasana pelaksanaan Salat Idulfitri oleh jemaah Muhammadiyah di Sukabumi sempat diwarnai sorakan dari sebagian jemaah saat Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, hadir untuk memberikan sambutan, Jumat pagi.
Sorakan tersebut terdengar ketika wali kota tiba di lokasi kegiatan di kawasan Kompleks Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Situasi kembali kondusif setelah yang bersangkutan meninggalkan area acara.
Salah satu jemaah, Rozak Daud, menyampaikan bahwa reaksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan terhadap kebijakan pemerintah kota. Ia menilai keputusan tidak memberikan izin penggunaan Lapang Merdeka sebagai lokasi Salat Idulfitri menjadi pemicu utama.
Menurut Rozak, kebijakan tersebut dianggap tidak sejalan dengan komitmen yang sebelumnya disampaikan oleh wali kota terkait dukungan terhadap kegiatan keagamaan, termasuk yang memiliki perbedaan penentuan hari raya.
Selain itu, kekecewaan juga dipicu oleh janji kampanye yang dinilai belum terealisasi, khususnya terkait penyediaan ruang ibadah di Lapang Merdeka.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Sukabumi terkait polemik perizinan tersebut.
[PusakoNews.com/red]