Lonjakan Penumpang Terjadi Hari Ini, Kapolri dan Sri Sultan Cek Kesiapan Petugas di Stasiun Tugu Yogya

Hari Ini Puncaknya! Kapolri dan Gubernur Pantau Langsung Ledakan Pemudik di Stasiun Tugu Yogya
Kapolri Sebut Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik di Yogyakarta ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
61
680

PusakoNews.com, Yogyakarta - Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X melakukan peninjauan langsung di Stasiun Tugu Yogyakarta pada Rabu malam guna memastikan kesiapan pelayanan dan keamanan arus mudik Lebaran 2026.


Dalam kunjungan tersebut, Kapolri meninjau sejumlah fasilitas penting, mulai dari pos pelayanan Operasi Ketupat 2026 hingga area pemeriksaan kesehatan masinis. 


Berdasarkan laporan terkini, jumlah kedatangan penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta mencapai sekitar 54.000 orang dan meningkat menjadi 55.000 orang, menunjukkan adanya tren kenaikan arus mudik.


Kapolri memprediksi puncak kedatangan penumpang di Stasiun Tugu Yogyakarta terjadi pada hari ini, dengan estimasi sekitar 11.000 penumpang. Sementara itu, arus balik diperkirakan akan mencapai puncaknya pada 28–29 Maret 2026.


Ia juga memastikan ketersediaan kursi kereta api masih mencukupi dan menegaskan bahwa moda transportasi kereta api tetap menjadi pilihan yang aman serta tepat waktu bagi masyarakat.


Selain itu, Kapolri menerima paparan terkait inovasi layanan publik berupa aplikasi “Siparjo” yang dikembangkan oleh Polresta Yogyakarta. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat memantau ketersediaan lahan parkir secara real-time melalui pemindaian barcode yang tersedia di berbagai titik dan media sosial resmi kepolisian.


Dari sisi keselamatan, Kapolri mengungkapkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik tahun ini mengalami penurunan signifikan hingga 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 


Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk berhati-hati, khususnya pengguna kendaraan pribadi, serta memanfaatkan rest area secara optimal dan menyiapkan pengemudi cadangan guna menjaga keselamatan perjalanan.


Kapolri juga menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way), baik skala nasional maupun lokal, telah mulai diterapkan dari Jakarta untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan.


Secara umum, situasi arus mudik di Yogyakarta dilaporkan aman dan terkendali, dengan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal di seluruh moda transportasi.

[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait