Mulai musim 2027, MotoGP menerapkan kualifikasi terpisah untuk Sprint dan Grand Prix. Perubahan ini juga mengatur ulang sesi latihan Jumat hingga Minggu, termasuk penghapusan Warm Up.
Kualifikasi Sprint berlangsung setiap Jumat selama 15 menit, sedangkan kualifikasi Grand Prix digelar Sabtu melalui Q1 yang diikuti seluruh pembalap dan Q2 untuk 12 pembalap tercepat.
MotoGP memperkenalkan format akhir pekan baru mulai musim 2027, dengan dua sesi kualifikasi yang menentukan posisi start Sprint dan Grand Prix secara terpisah. ยฉPusakoNews.com
Sesuaikan Ukuran Baca
902
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Kejuaraan Dunia MotoGP akan menerapkan sistem kualifikasi baru mulai musim 2027. Perubahan tersebut membuat balapan Sprint pada Sabtu dan Grand Prix pada Minggu memiliki posisi start yang ditentukan melalui dua sesi kualifikasi berbeda.
Kebijakan yang diumumkan MotoGP pada 7 Oktober 2026 itu menjadi bagian dari pembaruan format akhir pekan balapan, bersamaan dengan penerapan motor dan regulasi teknis baru pada musim mendatang.
Perubahan paling menonjol terletak pada hadirnya Kualifikasi Sprint khusus setiap Jumat. Dengan sistem tersebut, hasil kualifikasi Grand Prix tidak lagi menjadi penentu posisi start untuk kedua balapan.
Selain memisahkan kualifikasi, MotoGP juga menyesuaikan durasi latihan bebas serta mengubah kegiatan pembalap menjelang balapan utama pada Minggu.
Dalam format 2027, Jumat akan terdiri atas tiga sesi untuk kelas MotoGP.
Rangkaian dimulai dengan Free Practice 1 (FP1) selama 45 menit, kemudian Free Practice 2 (FP2) selama 30 menit.
FP2 menggantikan sesi Practice pada format sebelumnya. Berbeda dari sistem lama, hasil sesi latihan kedua tersebut tidak digunakan untuk menentukan pembalap yang berhak mengikuti tahap kualifikasi tertentu.
Setelah kedua latihan bebas selesai, seluruh pembalap mengikuti Kualifikasi Sprint berdurasi 15 menit.
Hasil sesi inilah yang menentukan urutan start dalam balapan Sprint pada Sabtu.
Pemisahan tersebut menjadikan Kualifikasi Sprint sebagai sesi tersendiri, tanpa bergantung pada hasil kualifikasi untuk balapan utama Grand Prix.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Semua Pembalap Wajib Ikuti Q1 Grand Prix
Sesi Warm Up MotoGP pada Minggu digantikan dengan pembukaan pit lane selama 10 menit untuk memberikan kesempatan pembalap menjalani beberapa putaran pengenalan lintasan (sighting lap). ยฉPusakoNews.com
Perubahan juga terjadi pada sistem kualifikasi Grand Prix yang dijadwalkan berlangsung Sabtu.
Sebelum kualifikasi dimulai, pembalap menjalani Free Practice 3 (FP3) selama 20 menit.
Selanjutnya, seluruh pembalap mengikuti Grand Prix Qualifying 1 (GP Q1) selama 15 menit. Dari sesi tersebut, sebanyak 12 pembalap dengan catatan waktu terbaik berhak melanjutkan ke Grand Prix Qualifying 2 (GP Q2).
Sesi GP Q2 berlangsung selama 15 menit dan menjadi tahap penentuan posisi start terdepan untuk balapan utama.
Dengan ketentuan baru ini, tidak ada pembalap yang langsung lolos ke GP Q2 berdasarkan hasil latihan Jumat. Setiap peserta harus terlebih dahulu bersaing melalui GP Q1.
Setelah rangkaian kualifikasi Grand Prix, agenda MotoGP pada Sabtu ditutup dengan Sprint menggunakan posisi start dari Kualifikasi Sprint Jumat.
Warm Up Minggu Dihapus, Diganti Sighting Lap
Penyesuaian berikutnya menyangkut agenda Minggu, khususnya persiapan pembalap sebelum mengikuti Grand Prix.
Pada format baru, sesi Warm Up MotoGP tidak lagi dilaksanakan seperti sebelumnya.
Sebagai penggantinya, pit lane akan dibuka selama 10 menit menjelang balapan utama. Dalam periode tersebut, pembalap dapat melakukan beberapa sighting lap atau putaran pengenalan lintasan untuk memeriksa kondisi akhir sebelum start.
Agenda Minggu tetap mencakup balapan Grand Prix Moto3 dan Moto2 sebelum balapan utama kelas MotoGP.
Sementara itu, posisi start Grand Prix MotoGP ditentukan melalui hasil kualifikasi GP Q1 dan GP Q2 yang telah berlangsung pada Sabtu.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Dua Kualifikasi Jadi Ciri Utama MotoGP 2027
MotoGP 2027 Terapkan Dua Kualifikasi, Posisi Start Sprint dan Grand Prix Dipisah ยฉPusakoNews.com
Pembaruan format ini dirancang untuk memberikan tantangan tersendiri pada setiap sesi sekaligus menjaga keseimbangan waktu penggunaan lintasan bagi pembalap, tim, dan pabrikan.
Kehadiran dua kualifikasi terpisah juga membuat pembalap harus mempersiapkan dua persaingan posisi start dalam satu akhir pekan.
Seorang pembalap dapat memperoleh posisi start berbeda antara Sprint dan Grand Prix karena masing-masing ditentukan melalui hasil sesi kualifikasi tersendiri.
Dengan sistem tersebut, MotoGP 2027 akan menghadirkan susunan posisi start yang berbeda untuk dua balapan dalam setiap putaran, bersamaan dengan diberlakukannya regulasi teknis baru.
SOURCE CREDIT / REFERENCES
[01]MotoGP
[02]Federasi Balap Motor Internasional (FIM)
[03]Reuters
[04]Crash.net
AUTHOR: Redaksi PusakoNews
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar