Pembalap Honda Team Asia asal Gunungkidul itu menjadi rider Indonesia pertama yang meraih pole position Moto3 setelah melewati Q1 dan mengalahkan Maximo Quiles dalam persaingan ketat di Phillip Island.
Pembalap rookie Honda Team Asia tersebut mencatatkan waktu 1 menit 35,299 detik, unggul 0,021 detik atas Maximo Quiles dan 0,067 detik atas Joel Kelso.
Veda Ega Pratama mencatat sejarah di Moto3 Australia 2026 setelah meraih pole position di Sirkuit Phillip Island 24/10/2026 ยฉPusakoNews.com
Sesuaikan Ukuran Baca
964
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Phillip Island Grand Prix Circuit - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatatkan pencapaian bersejarah di Kejuaraan Dunia Moto3 setelah merebut pole position Grand Prix Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Sabtu (24/10/2026). Rider Honda Team Asia itu menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil mengamankan posisi start terdepan di kelas Moto3.
Pencapaian tersebut diraih melalui persaingan ketat yang ditentukan pada pengujung sesi kualifikasi kedua (Q2). Veda membukukan waktu tercepat 1 menit 35,299 detik, hanya unggul 0,021 detik atas pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team, Maximo Quiles.
Joel Kelso dari GRYD Racing, yang tampil di hadapan publik tuan rumah, menempati posisi ketiga dengan selisih 0,067 detik dari Veda. Ketiga pembalap tersebut akan mengisi barisan terdepan saat balapan berlangsung.
Bagi Veda, hasil ini sekaligus menjadi pole position pertamanya sejak tampil di kelas Moto3. Pembalap bernomor 9 asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut mencapainya pada musim debutnya bersama Honda Team Asia.
Keberhasilan Veda semakin menarik karena ia tidak langsung mengikuti Q2. Pembalap Indonesia itu harus terlebih dahulu bersaing dalam sesi kualifikasi pertama (Q1) untuk memperebutkan tempat pada tahap berikutnya.
Sejak awal Q1, Veda memperlihatkan perkembangan kecepatan yang konsisten. Catatan waktunya membaik dalam empat putaran berturut-turut hingga mampu mempertahankan posisi di kelompok empat besar.
Persaingan dengan Guido Pini dari Leopard Racing tidak menghalangi langkahnya. Veda akhirnya menyelesaikan Q1 di urutan keempat, sekaligus memastikan tiket menuju Q2.
Tiga pembalap lainnya yang lolos bersama Veda adalah Guido Pini, Casey O'Gorman dari SIC58 Squadra Corse, serta Eddie O'Shea dari GRYD Racing.
Kesempatan tersebut dimanfaatkan Veda untuk kembali bersaing memperebutkan posisi start terbaik. Pada putaran cepat pertamanya di Q2, ia langsung menempati urutan kedua.
Namun, persaingan belum selesai. Perubahan kondisi cuaca ketika bendera hujan dikibarkan di pertengahan sesi membuat para pembalap menghadapi tantangan tambahan dalam upaya memperbaiki waktu putaran.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Putaran Penentu di Tengah Insiden dan Perubahan Cuaca
Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama (Rider Honda Team Asia) ยฉPusakoNews.com
Situasi semakin menegangkan menjelang berakhirnya Q2. Veda harus menghadapi persaingan waktu yang sangat ketat, sementara insiden juga terjadi di lintasan.
Rico Salmela dari Red Bull KTM Tech3 mengalami kecelakaan di Tikungan 4, tepat di depan Veda. Meski demikian, pembalap Indonesia tersebut tetap melanjutkan upayanya mencatatkan waktu terbaik.
Pada putaran penentuan, Veda belum berhasil memperbaiki waktunya di sektor pertama. Performa motornya kemudian membaik pada sektor kedua, sebelum ia mencatatkan peningkatan kecepatan yang menentukan di sektor ketiga dan keempat.
Hasilnya, catatan waktu 1 menit 35,299 detik membawa Veda melampaui Maximo Quiles, yang merupakan Juara Dunia Moto3 musim ini.
Keunggulan hanya 0,021 detik memperlihatkan betapa tipisnya persaingan untuk posisi start pertama. Bahkan, jarak antara Veda dan Kelso di posisi ketiga juga tidak mencapai sepersepuluh detik.
Keberhasilan tersebut memastikan Veda tidak hanya mencatatkan hasil kualifikasi terbaik dalam karier Moto3-nya, tetapi juga menorehkan pencapaian pertama bagi pembalap Indonesia di kelas tersebut.
Susunan Sepuluh Besar Kualifikasi Moto3 Australia
Di belakang tiga pembalap tercepat, Joel Esteban dari LEVEL UP - MTA mengamankan posisi keempat.
Eddie O'Shea, yang sebelumnya juga harus berjuang melalui Q1, berhasil menempati urutan kelima. Ia mengungguli Adrian Fernandez dari Leopard Racing dan Scott Ogden dari CIP Green Power, masing-masing di posisi keenam dan ketujuh.
Sementara itu, Guido Pini akan memulai balapan dari posisi kedelapan. Kiattisak Singhapong dari Rivacold Snipers Team mengisi posisi kesembilan, disusul Matteo Bertelle dari LEVEL UP - MTA pada urutan kesepuluh.
David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP harus menempati posisi ke-11 setelah mengalami kecelakaan di Tikungan 4 menjelang berakhirnya kualifikasi.
Berikut susunan sepuluh pembalap terdepan berdasarkan hasil kualifikasi:
Veda Ega PratamaHonda Team Asia
Maximo QuilesCFMOTO Gaviota Aspar Team
Joel KelsoGRYD Racing
Joel Esteban LEVEL UP - MTA
Eddie O'Shea GRYD Racing
Adrian Fernandez Leopard Racing
Scott OgdenCIP Green Power
Guido Pini Leopard Racing
Kiattisak SinghapongRivacold Snipers Team
Matteo Bertelle LEVEL UP - MTA
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Veda Bersiap Memulai Balapan dari Posisi Pertama
Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama (Rider Honda Team Asia) ยฉPusakoNews.com
Setelah mencatatkan hasil kualifikasi bersejarah tersebut, tantangan berikutnya bagi Veda adalah menjalani balapan utama Moto3 Grand Prix Australia.
Balapan dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 25 Oktober 2026, mulai pukul 07.00 WIB.
Veda akan berada di posisi start pertama, dengan Quiles di posisi kedua dan Kelso di posisi ketiga.
Hasil kualifikasi ini menempatkan pembalap rookie Indonesia tersebut di barisan paling depan untuk menghadapi persaingan balapan di Phillip Island. Meski telah mencetak sejarah melalui pole position, hasil perlombaan masih akan ditentukan pada balapan utama.
SOURCE CREDIT / REFERENCES
[01]Moto3
[02]Crash.net
AUTHOR: Redaksi PusakoNews
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar