Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo meninggal dunia dalam usia 80 tahun dan dimakamkan secara militer di TMP Kalibata. Mantan Danjen Kopassus itu pernah memimpin TNI Angkatan Darat pada masa tiga presiden serta menjadi komandan Prabowo Subianto.
Mantan KSAD Jenderal TNI (Purn) Subagyo HS meninggal dunia pada Senin, 19 Oktober 2026, pukul 16.20 WIB di RS Panti Rapih, Yogyakarta, dalam usia 80 tahun
Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo (Subagyo HS) ยฉPusakoNews.com
Sesuaikan Ukuran Baca
979
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Yogyakarta - Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo atau Subagyo HS, meninggal dunia pada usia 80 tahun. Kepergiannya menutup perjalanan panjang salah seorang perwira tinggi Angkatan Darat yang pernah memimpin institusi tersebut pada masa pergantian tiga presiden Indonesia.
Subagyo mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, pada Senin (19/10/2026), pukul 16.20 WIB.
Rentang jabatan tersebut membuatnya melewati tiga pemerintahan berbeda, yakni Presiden Soeharto, Presiden B.J. Habibie, dan Presiden K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Subagyo tercatat sebagai satu-satunya jenderal Angkatan Darat yang menduduki jabatan KSAD melintasi tiga kepemimpinan presiden tersebut.
Masa tugasnya berlangsung pada periode perubahan besar dalam politik nasional, khususnya ketika Indonesia memasuki era Reformasi 1998 dan mengalami pergantian kepemimpinan pemerintahan.
Posisinya sebagai pucuk pimpinan TNI Angkatan Darat pada rentang waktu itu menjadi bagian penting dari rekam jejak pengabdiannya di lingkungan militer.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Pernah Jadi Komandan Prabowo di Kopassus
Subagyo HS - Prabowo Subianto ยฉPusakoNews.com
Hubungan Subagyo HS dengan Presiden Prabowo Subianto memiliki akar yang kuat dalam struktur kepemimpinan Kopassus.
Subagyo, yang merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) tahun 1970, pernah menduduki jabatan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus pada periode 1994โ1995.
Ketika itu, Prabowo bertugas sebagai Wakil Komandan Jenderal (Wadanjen) Kopassus, sehingga keduanya berada dalam satu struktur komando dengan Subagyo sebagai pimpinan.
Hubungan tersebut berlanjut dalam pergantian kepemimpinan satuan. Setelah Subagyo memperoleh penugasan sebagai Panglima Kodam IV/Diponegoro pada Desember 1995, jabatan Danjen Kopassus diteruskan oleh Prabowo.
Pergantian itu menjadi salah satu titik penting yang menghubungkan perjalanan karier kedua perwira tersebut di lingkungan Korps Baret Merah.
Pada 1998, keduanya kembali menduduki jabatan strategis di Angkatan Darat. Subagyo menjadi KSAD, sementara Prabowo menjabat Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).
Dengan demikian, hubungan kedinasan mereka berlangsung dalam sejumlah fase kepemimpinan militer, dari penugasan di Kopassus hingga periode perubahan politik nasional.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Melanjutkan Pengabdian sebagai Anggota Wantimpres
Almarhum merupakan mantan Danjen Kopassus sekaligus atasan Prabowo Subianto. Jenazahnya dimakamkan secara militer di TMP Kalibata pada Selasa, 20 Oktober 2026. ยฉPusakoNews.com
Setelah menyelesaikan karier militer, Subagyo juga pernah memperoleh kepercayaan untuk menjalankan tugas dalam pemerintahan sipil.
Pada periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo, yakni 2015โ2019, ia menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Penugasan tersebut memperlihatkan kelanjutan kiprahnya dalam lingkungan pemerintahan setelah sebelumnya menduduki berbagai jabatan penting di TNI Angkatan Darat.
Pengalamannya mencakup kepemimpinan pasukan khusus, jabatan pimpinan Angkatan Darat, hingga tugas pemberian pertimbangan kepada presiden.
AUTHOR: Redaksi PusakoNews
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar