PusakoNews.com, Jakarta - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan prajurit TNI AL seiring peresmian pembangunan dan perbaikan sejumlah fasilitas di lingkungan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal), Sabtu (17/10/2026).
Dalam kegiatan yang turut didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali tersebut, Kasal menekankan bahwa fasilitas pendidikan yang telah dibangun maupun diperbaiki harus dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kualitas proses belajar mengajar.
Perhatian khusus diberikan pada penggunaan ruang kelas pintar yang memungkinkan penerapan metode pembelajaran modern dengan dukungan teknologi simulasi dan digital.
โManfaatkan seluruh gedung dan fasilitas ini secara optimal untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Gunakan ruang kelas pintar untuk menghadirkan metode pembelajaran yang modern, berbasis simulasi dan digital,โ ujar Kasal, sebagaimana disampaikan dalam keterangan resmi TNI AL.
Fasilitas Pendidikan dan Penunjang Siswa Ditingkatkan
Pembangunan dan perbaikan sarana Kodiklatal meliputi berbagai fasilitas pendidikan, baik untuk kegiatan pembelajaran maupun kebutuhan siswa selama menjalani pendidikan dan latihan.
Sejumlah gedung yang menjadi bagian dari pembangunan tersebut meliputi Sekolah Artileri (SEART) dan Sekolah Senjata Bawah Air (SESENBAR) Kodikopsla.
Pembangunan juga mencakup gedung Sekolah Tamtama Infanteri (SETAIF) serta Markas Komando Sekolah Bintara Infanteri (SEBAIF) di Grati, Pasuruan, Jawa Timur.
Selain gedung sekolah, peningkatan infrastruktur pendidikan meliputi pembangunan ruang kelas, barak siswa, ruang makan, gudang, dan fasilitas sanitasi.
Sarana tersebut disediakan untuk mendukung kegiatan pendidikan sekaligus menunjang kebutuhan siswa selama mengikuti proses pembelajaran dan latihan di lingkungan TNI AL.
Sementara itu, perbaikan dan renovasi fasilitas yang telah ada mencakup Mess Kowal Dewi Sartika, kantor Pokgadik Kodiklatal, laboratorium siswa Pusdiktek Kodikdukum, serta Lapangan Garjas Dewaruci.









Komentar