Selain mencatat jutaan kunjungan, Dispusip DKI Jakarta membukukan 490.696 eksemplar koleksi dibaca di tempat serta memperkuat layanan literasi melalui Jaklitera dan berbagai program masyarakat.
Aktivitas pemanfaatan koleksi meliputi 112.185 peminjaman, 110.786 pengembalian, dan 490.696 eksemplar dibaca di tempat
PusakoNews.com, Jakarta - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta mencatat sebanyak 5.122.813 kunjungan perpustakaan hingga Oktober 2026. Capaian tersebut disertai tingginya aktivitas pemanfaatan koleksi serta bertambahnya keanggotaan layanan literasi digital Jaklitera.
Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Dispusip DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono, pemanfaatan koleksi perpustakaan mencakup 490.696 eksemplar yang dibaca langsung di tempat, 112.185 peminjaman, serta 110.786 pengembalian koleksi.
Angka 5,12 juta tersebut merupakan jumlah kunjungan yang tercatat, sehingga tidak serta-merta menunjukkan jumlah individu berbeda yang menggunakan fasilitas perpustakaan.
Dalam keterangannya yang dimuat BeritaJakarta pada Kamis (15/10/2026), Nasruddin menjelaskan bahwa penguatan layanan dilakukan melalui pengembangan koleksi, peningkatan kualitas perpustakaan umum, serta optimalisasi platform digital Jaklitera.
Hingga periode pelaporan tersebut, terdapat 222.310 anggota baru Jaklitera. Sementara itu, jumlah anggota utama yang telah melalui proses verifikasi tercatat sebanyak 14.415.
Data keanggotaan ini melengkapi gambaran pemanfaatan layanan literasi di Jakarta, mulai dari aktivitas membaca dan peminjaman koleksi hingga partisipasi masyarakat dalam sistem keanggotaan perpustakaan.
Menurut Nasruddin, berbagai capaian tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas kemudahan akses masyarakat terhadap fasilitas perpustakaan.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Program Literasi Diperkuat Lewat Berbagai Kegiatan
Dispusip DKI Jakarta juga menjalankan sejumlah kegiatan untuk memperluas partisipasi masyarakat dan memperkenalkan layanan perpustakaan kepada berbagai kelompok pembaca.
Program yang dilaksanakan antara lain Karya Raya 2026, Night at Library, Senara, pemberdayaan Duta Baca, serta Wisata Literasi.
Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperluas jangkauan layanan, meningkatkan keterlibatan masyarakat, dan membangun budaya membaca yang inklusif serta berkelanjutan.
Upaya penguatan literasi tidak hanya bertumpu pada ketersediaan koleksi buku, tetapi juga pada penyelenggaraan kegiatan dan pengembangan layanan yang memberi kesempatan masyarakat untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat belajar.
Melalui pengembangan layanan fisik, pemanfaatan Jaklitera, dan penyelenggaraan program literasi, Dispusip DKI Jakarta menargetkan perpustakaan dapat semakin berperan sebagai ruang belajar yang terbuka, inspiratif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
SOURCE CREDIT / REFERENCES
[01]BeritaJakarta.id
AUTHOR: Redaksi PusakoNews
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar