Space Available Bangka Belitung R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Puan Desak Perlindungan Kesehatan dan Ekonomi Warga Terdampak Karhutla

Parlemen
Waktu:

Penanganan karhutla dinilai tidak cukup dengan pemadaman api. Pemerintah diminta memastikan keselamatan, bantuan sosial, dan pemulihan penghidupan masyarakat terdampak.

Sebanyak empat kematian akibat dampak karhutla dilaporkan hingga 9 September 2026, masing-masing tiga di Kalimantan Tengah dan satu di Kalimantan Barat.
Ketua DPR RI Puan Maharani
Ketua DPR RI Puan Maharani
Β©PusakoNews.com
Sesuaikan Ukuran Baca
1060
NOLAN N64 ORIGINAL – MADE IN ITALY R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah memperkuat perlindungan kesehatan, keselamatan, dan penghidupan masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berkepanjangan. Ia menilai penanganan bencana tidak boleh hanya berorientasi pada pemadaman api, tetapi juga harus menjawab kebutuhan warga selama masa darurat hingga pemulihan.

Dalam dua keterangan resmi yang disampaikan pada Selasa (13/10/2026), Puan menyoroti dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat sekaligus tekanan ekonomi yang dihadapi keluarga di wilayah terdampak.

Menurutnya, kabut asap tidak hanya membahayakan kesehatan, tetapi juga mengganggu aktivitas sehari-hari. Ketika masyarakat harus membatasi kegiatan demi keselamatan, sebagian keluarga berisiko kehilangan penghasilan sementara kebutuhan hidup tetap harus dipenuhi.

Puan meminta pemerintah pusat dan daerah memastikan kebijakan pengendalian karhutla berjalan seiring dengan perlindungan masyarakat, termasuk kelompok rentan, pekerja harian, serta pelaku usaha kecil.

Ribuan Balita Terdampak ISPA, Empat Kematian Dilaporkan

Besarnya dampak kesehatan menjadi salah satu perhatian utama DPR. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang dikutip dalam rilis resmi DPR RI, sebanyak 174.694 warga mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat karhutla selama periode Agustus hingga 21 September 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 40.363 balita tercatat mengalami ISPA di tujuh provinsi yang menjadi prioritas penanganan karhutla.

Data Kemenkes yang dirujuk DPR juga mencatat empat orang meninggal dunia akibat dampak karhutla hingga 9 September 2026. Tiga korban dilaporkan berada di Kalimantan Tengah dan satu lainnya di Kalimantan Barat. Penyebab kematian dalam laporan tersebut umumnya berkaitan dengan gangguan pernapasan akut.

Kondisi ini memperkuat perhatian Puan terhadap perlunya perlindungan bagi masyarakat yang terus terpapar kabut asap, terutama anak-anak dan kelompok rentan.

Ia menekankan pentingnya koordinasi pemerintah pusat dan daerah agar tanggung jawab antarlembaga jelas serta dukungan kepada warga tidak terputus selama kondisi darurat berlangsung.

Pekerja Harian dan Usaha Kecil Hadapi Tekanan Ekonomi

Selain persoalan kesehatan, Puan mengingatkan bahwa dampak karhutla juga menjangkau kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pembatasan kegiatan demi menghindari paparan asap dapat mengurangi kesempatan bekerja bagi pekerja harian. Pelaku usaha kecil juga berpotensi menghadapi penurunan aktivitas ekonomi, sementara orang tua harus menyesuaikan pengasuhan anak dalam situasi yang tidak menentu.

Menurut Puan, kondisi tersebut perlu menjadi pertimbangan dalam merancang dukungan sosial bagi masyarakat terdampak.

Ia meminta pemerintah memperhatikan keluarga yang mengalami penurunan pendapatan maupun peningkatan pengeluaran, termasuk rumah tangga yang sebelumnya mampu memenuhi kebutuhan secara mandiri tetapi kemudian menghadapi kesulitan akibat bencana.

Dengan demikian, penentuan penerima bantuan tidak hanya mempertimbangkan kondisi ekonomi sebelum bencana, melainkan juga perubahan keadaan keluarga selama karhutla berlangsung.

Space Available Banten R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Dukungan Tidak Boleh Berhenti Saat Kondisi Udara Membaik

Ketua DPR RI Puan Maharani
Ketua DPR RI Puan Maharani
Β©PusakoNews.com

Puan juga menyoroti pentingnya kesinambungan bantuan ketika penanganan karhutla memasuki tahap pemulihan.

Menurutnya, membaiknya kualitas udara belum tentu diikuti pemulihan kemampuan ekonomi masyarakat. Warga yang kehilangan pendapatan atau mengalami gangguan usaha membutuhkan waktu untuk kembali menjalankan aktivitas secara normal.

Oleh karena itu, pengurangan bantuan perlu mempertimbangkan keadaan nyata keluarga terdampak, bukan semata-mata perubahan kondisi lingkungan.

Penekanan tersebut menunjukkan dua kebutuhan yang harus berjalan bersama: menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat selama bencana serta memastikan keluarga memiliki kesempatan memulihkan penghidupannya setelah keadaan membaik.

Puan berharap dukungan pemerintah dapat dipertahankan selama masih dibutuhkan, dengan tetap membuka kesempatan agar masyarakat kembali mandiri.

DPR Akan Kawal Kebijakan Perlindungan Warga

Untuk memastikan kedua kebutuhan tersebut diperhatikan, Puan meminta koordinasi antarlembaga diperkuat, mulai dari pengendalian karhutla hingga penyediaan dukungan bagi masyarakat terdampak.

Ia turut mengapresiasi petugas, relawan, dan warga yang terlibat dalam penanganan kebakaran di lapangan.

Namun, menurutnya, upaya tersebut perlu didukung kebijakan pemerintah yang tidak memisahkan penanggulangan bencana dari perlindungan sosial.

DPR RI, melalui komisi-komisi terkait sesuai bidang tugasnya, akan mengawal pelaksanaan kebijakan penanganan karhutla agar perlindungan masyarakat tetap menjadi perhatian selama masa darurat maupun pemulihan.

Bagi Puan, keberhasilan penanganan karhutla tidak cukup diukur dari terkendalinya kebakaran, tetapi juga dari kemampuan masyarakat kembali bekerja, menjalankan usaha, serta memenuhi kebutuhan keluarganya.

SOURCE CREDIT / REFERENCES
[01] Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)
AUTHOR: Redaksi PusakoNews
Space Available Kediri R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Wonderful Indonesia R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoHelp
Layanan Jaringan 24 Jam β€” pesan dapat dikirim kapan saja.
Memuat identitas...
Identitas Tamu
Sebelum chat, kenalkan diri agar PusakoCenter dapat menindaklanjuti bantuan Anda.
Nama wajib. Isi minimal salah satu: Email atau Nomor WhatsApp. Data kontak hanya digunakan untuk layanan PusakoHelp.
Memuat PusakoHelp...
Pesan tersimpan di sistem PusakoNews.