Space Available Magelang R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PSEL Bogor Raya 1 Mulai Dibangun di Galuga, Kelola 1.500 Ton Sampah per Hari

Manufaktur & Industri
Waktu:

"PSEL Bogor Raya 1 dibangun di Desa Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, dengan kapasitas pengolahan hingga 1.500 ton sampah per hari."

Proyek ditargetkan mengolah lebih dari 500 ribu ton sampah per tahun, mengurangi emisi karbon sekitar 640 ribu ton setara CO2 per tahun, serta membuka sekitar 1.200 lapangan kerja hijau.
Danantara Indonesia melalui PT Danantara Investment Management (DIM) dan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) meresmikan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di Desa Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor,
Danantara Indonesia melalui PT Danantara Investment Management (DIM) dan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) meresmikan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di Desa Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor,
Sesuaikan Ukuran Baca
923
Space Available Batak R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Bogor - Pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 resmi dimulai di Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/9/2026). Proyek ini dikembangkan Danantara Indonesia melalui PT Danantara Investment Management (DIM) dan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera).

Peresmian pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama. PSEL Bogor Raya 1 menjadi salah satu proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik yang memasuki tahap pembangunan setelah PSEL Denpasar Raya dan PSEL Kota Bekasi.

Fasilitas tersebut mencakup kawasan aglomerasi Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Berdasarkan keterangan Danantara, PSEL Bogor Raya 1 ditargetkan mampu mengelola lebih dari 500 ribu ton sampah per tahun dengan kapasitas pengolahan hingga 1.500 ton per hari.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir, mengatakan proyek tersebut dirancang tidak hanya untuk membantu penanganan persoalan sampah, tetapi juga mendukung pengembangan energi hijau dan pemberdayaan ekonomi lokal.

"Proyek ini ditargetkan mampu mengelola lebih dari 500 ribu ton sampah per tahun, menurunkan emisi dari TPA hingga 80 persen, serta mengurangi emisi karbon sekitar 640 ribu ton setara CO2 per tahun," kata Pandu, sebagaimana dikutip dari keterangan Danantara.

Dari sisi energi, proyek ini diproyeksikan mampu memasok energi hijau untuk lebih dari 100.000 rumah di kawasan Bogor Raya. Informasi tersebut disampaikan Pandu dalam peresmian pembangunan PSEL Bogor Raya 1 pada 17 September 2026.

Investasi Rp2,8 Triliun dan Kerja Sama dengan PLN

Pembangunan PSEL Bogor Raya 1 juga ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) dengan PT PLN (Persero). Perjanjian tersebut menjadi dasar penyerapan listrik yang nantinya dihasilkan fasilitas PSEL ke jaringan PLN.

Danantara menyebut skema PJBL tersebut memberikan kepastian offtake bagi proyek selama masa konsesi. Berdasarkan ketentuan yang disampaikan dalam proyek, tarif pembelian listrik ditetapkan sebesar USD 0,20 per kWh untuk kapasitas listrik yang dihasilkan.

Nilai investasi proyek PSEL Bogor Raya 1 dilaporkan mencapai sekitar Rp2,8 triliun. Proyek tersebut juga diproyeksikan membuka sekitar 1.200 lapangan kerja hijau bagi masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya percepatan penyelesaian persoalan sampah. Menurutnya, penyederhanaan regulasi diperlukan agar pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik dapat berjalan lebih cepat.

NOLAN N64 ORIGINAL โ€“ MADE IN ITALY R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Ditargetkan Beroperasi Pertengahan 2028

PSEL Bogor Raya 1 dikembangkan dan akan dijalankan oleh BUPP Nusantara Bogor New Energy. Fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2028.

Teknologi yang digunakan berupa moving grate incinerator yang dilengkapi Air Pollution Control System (APCS). Danantara menyebut pemilihan teknologi tersebut disesuaikan dengan karakteristik sampah di Indonesia dan dirancang mengacu pada standar lingkungan European Union Industrial Emissions Directive (EU IED).

Untuk mendukung pembangunan fasilitas, TNI AD selaku pemilik lahan telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor terkait penggunaan lahan lokasi PSEL. Pemerintah Kota Bogor sebelumnya juga menyatakan kesiapan pembangunan PSEL Bogor Raya 1 menjadi bagian dari upaya mempercepat pengelolaan sampah terpadu di wilayah Bogor Raya.

Diproyeksikan Menjadi Pusat Riset Pengelolaan Sampah

Selain berfungsi sebagai fasilitas pengolahan sampah dan pembangkit energi, kawasan PSEL Bogor Raya 1 direncanakan menjadi pusat riset teknologi dan inovasi pengelolaan sampah terintegrasi.

Rencana tersebut mencakup pengembangan pusat studi teknologi pengelolaan sampah modern yang dapat menjadi ruang transfer pengetahuan dan teknologi. Perguruan tinggi dan pemangku kepentingan lainnya juga berpeluang dilibatkan dalam pengembangan ekosistem riset serta inovasi pengelolaan sampah.

Pengembangan PSEL Bogor Raya 1 menjadi bagian dari agenda yang lebih luas untuk membangun fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik di berbagai daerah. Danantara menyebut proyek PSEL direncanakan hadir di 17 titik yang mencakup 33 kabupaten/kota di Indonesia.

Dengan dimulainya pembangunan di Galuga, proyek PSEL Bogor Raya 1 memasuki tahap fisik menuju target operasi pada 2028. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas pengelolaan sampah di kawasan Bogor sekaligus menghasilkan energi listrik dari sampah yang selama ini menjadi persoalan perkotaan.

SOURCE CREDIT / REFERENCES
[01] Danantara Indonesia โ€” keterangan resmi pembangunan PSEL Bogor Raya 1.
[02] Pemerintah Kota Bogor โ€” informasi pembangunan PSEL Bogor Raya 1
[03] ANTARA โ€” informasi proyeksi pasokan energi untuk lebih dari 100.000 rumah.
[04] Peraturan.go.id โ€” Perpres Nomor 109 Tahun 2025.
PHOTO CREDIT: ANTARA Foto โ€” dokumentasi dan informasi nilai investasi Rp2,8 triliun
AUTHOR: Redaksi PusakoNews
NOLAN N64 ORIGINAL โ€“ MADE IN ITALY R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

NOLAN N64 ORIGINAL โ€“ MADE IN ITALY R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoHelp
Layanan Jaringan 24 Jam โ€” pesan dapat dikirim kapan saja.
Memuat identitas...
Identitas Tamu
Sebelum chat, kenalkan diri agar PusakoCenter dapat menindaklanjuti bantuan Anda.
Nama wajib. Isi minimal salah satu: Email atau Nomor WhatsApp. Data kontak hanya digunakan untuk layanan PusakoHelp.
Memuat PusakoHelp...
Pesan tersimpan di sistem PusakoNews.