Polri Prediksi Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Terjadi dalam Dua Gelombang

Libur Lebaran dan Nyepi berbarengan, Bikin Mudik Tahun ini Tingkat Kepadatannya makin tinggi
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo [PusakoNews.com/red]
Sesuaikan Ukuran Baca
70
599
PusakoNews.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan menggelar Operasi Ketupat pada 13–25 Maret 2026 guna memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik serta arus balik Lebaran 2026.

Wakil Kepala Polri, Dedi Prasetyo, menyampaikan bahwa pergerakan pemudik tahun ini diperkirakan terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama arus mudik diprediksi terjadi pada 14–15 Maret 2026, sementara gelombang kedua pada 18–19 Maret 2026. Perkiraan tersebut dipengaruhi momentum libur Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 19 Maret 2026.

Untuk arus balik, puncak kepadatan diproyeksikan berlangsung pada 25–26 Maret 2026 sebagai gelombang pertama, dan 28–29 Maret 2026 sebagai gelombang kedua.

Dalam rangka mengantisipasi lonjakan kendaraan, Polri menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas, antara lain skema ganjil genap, one way, contraflow, delaying system, serta penerapan buffer zone di kawasan pelabuhan. Tim quick response juga disiagakan untuk menghadapi situasi darurat.

Sebanyak 2.746 posko telah disiapkan, terdiri atas 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu. Ribuan personel akan mengamankan 185.608 objek vital, termasuk masjid, lokasi salat Id, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga destinasi wisata.

Polri mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta mematuhi arahan petugas demi kelancaran dan keselamatan bersama selama periode Lebaran 2026.

[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait