PusakoNews.com, Silverstone Circuit - Marc Marquez harus melewati Sprint Qatar Airways Grand Prix Inggris dengan hasil yang jauh dari harapan. Pembalap Ducati Lenovo Team itu finis di posisi kesembilan setelah sempat tampil kompetitif pada awal balapan.
Marquez mengawali Tissot Sprint dari posisi keenam dan langsung naik ke peringkat keempat pada lap pertama setelah melewati Marco Bezzecchi. Namun, kecepatannya mulai menurun sejak pertengahan balapan akibat masalah pada ban belakang.
Pada lap terakhir, catatan waktu Marquez tercatat 4,4 detik lebih lambat dibandingkan lap tercepatnya pada lap kedua. Ia akhirnya menyentuh garis finis 13,965 detik di belakang pemenang Sprint Silverstone, Jorge Martin dari Aprilia Racing.
Hasil tersebut membuat Marquez hanya memperoleh satu poin dan turun ke posisi keempat klasemen sementara. Ia kini tertinggal 29 poin dari Martin.
Marc Marquez Kesulitan di Sprint Silverstone, Hanya Raih Satu Poin
"Sprint Silverstone Berakhir Pahit untuk Marc Marquez, Finis ke-9 dan Kehilangan Banyak Poin"
Marquez mengaku tidak memperkirakan penurunan performa tersebut. Ia menyebut tim perlu menganalisis apakah penggunaan ban yang terlalu agresif pada awal balapan, peningkatan suhu ban, atau pengaturan motor menjadi penyebab utama.
“Masalah seperti ini tidak terjadi selama latihan. Kecepatan saya konsisten, tetapi situasi tersebut muncul saat Sprint,” ujar Marquez.
Pembalap bernomor 93 itu memilih tidak mengambil risiko lebih besar setelah merasakan keanehan pada ban belakang. Menurutnya, kondisi tersebut membuat fokus utama berubah menjadi menjaga balapan tetap aman sekaligus mengamankan poin.
Untuk balapan utama, Marquez dan tim Ducati Lenovo akan mengevaluasi seluruh data Sprint, termasuk pengaturan motor dan pengelolaan ban. Ia dijadwalkan menggunakan ban belakang kompon medium, meski Marquez menilai karakteristik kompon tersebut tidak akan memberikan perubahan besar.
Marquez juga mengungkapkan kendala lain saat kualifikasi. Ia sempat mengira terdapat bendera kuning sehingga tidak melanjutkan upaya mencatat waktu terbaik. Setelah mengetahui bahwa situasinya bukan yellow flag, kesempatan memperbaiki catatan waktu sudah terlewat.
Meski demikian, Marquez menegaskan dirinya masih memiliki kecepatan untuk mencatat satu lap cepat. Tantangan berikutnya adalah menjaga performa tersebut secara konsisten sepanjang balapan utama di Silverstone.
[PusakoNews.com/red]









Komentar