Space Available Surabaya R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

TNI Ungkap Penembakan di Festival Lembah Baliem, Disebut Bentuk Keputusasaan KKB

Separatisme

"Penembakan di Festival Lembah Baliem Bikin Geger, TNI Ungkap Dugaan Pelaku"

TNI Sebut Penembakan di Festival Lembah Baliem sebagai Bentuk Keputusasaan Kelompok Bersenjata
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Infanteri Tri Purwanto
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Infanteri Tri Purwanto
Sesuaikan Ukuran Baca
584
ExcellentAromatica R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Kabupaten Jayawijaya - Aksi penembakan terhadap dua warga di sekitar lokasi Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, diduga dilakukan kelompok bersenjata yang semakin terdesak akibat upaya penegakan keamanan oleh aparat.

Penembakan terjadi pada Sabtu (8/8/2026) ketika rangkaian FBLB ke-34 berlangsung. Dua warga sipil, yakni Laode Muhammad (43) dan Salbia (50), mengalami luka tembak setelah menjadi sasaran di sekitar lokasi festival. Muhammad mengalami luka pada bagian lutut, sedangkan Salbia terkena tembakan di paha kanan. Keduanya kemudian mendapat penanganan medis di RSUD Wamena dan dilaporkan dalam kondisi stabil.


Related News: Festival Budaya Lembah Baliem Ke-34 Tahun 2026 Resmi Diluncurkan, Pemkab Jayawijaya Hadirkan Konsep Festival Baru dan Layanan Tiket Online


Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Infanteri Tri Purwanto mengatakan hasil penyelidikan mengarah pada indikasi keterlibatan anggota KKB dari Kodap III/Ndugama dalam aksi tersebut.

Menurut TNI, aksi tersebut dinilai sebagai upaya menunjukkan eksistensi sekaligus mengganggu situasi keamanan di tengah pelaksanaan festival budaya yang dihadiri masyarakat. Penembakan juga dipandang sebagai bentuk keputusasaan kelompok bersenjata karena tekanan aparat yang semakin kuat.

Space Available Batak R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Aparat gabungan TNI-Polri terus melakukan pengejaran dan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta memastikan keamanan masyarakat di sekitar Walesi. Sebelumnya, aparat sempat belum dapat memastikan kelompok yang bertanggung jawab karena fokus awal diarahkan pada pengamanan warga dan lokasi festival.

Festival Budaya Lembah Baliem yang menjadi salah satu agenda budaya penting di Papua Pegunungan tersebut akhirnya terdampak oleh insiden keamanan. Aparat meminta masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Pemerintah dan aparat keamanan memastikan langkah pengamanan terus dilakukan untuk menjaga situasi di Jayawijaya tetap kondusif sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat.
[PusakoNews.com/red]

iklan kzb

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

NOLAN N64 ORIGINAL – MADE IN ITALY R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews