PusakoNews.com, Kabupaten Jayawijaya - Aksi penembakan terhadap dua warga di sekitar lokasi Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, diduga dilakukan kelompok bersenjata yang semakin terdesak akibat upaya penegakan keamanan oleh aparat.
Penembakan terjadi pada Sabtu (8/8/2026) ketika rangkaian FBLB ke-34 berlangsung. Dua warga sipil, yakni Laode Muhammad (43) dan Salbia (50), mengalami luka tembak setelah menjadi sasaran di sekitar lokasi festival. Muhammad mengalami luka pada bagian lutut, sedangkan Salbia terkena tembakan di paha kanan. Keduanya kemudian mendapat penanganan medis di RSUD Wamena dan dilaporkan dalam kondisi stabil.
Related News: Festival Budaya Lembah Baliem Ke-34 Tahun 2026 Resmi Diluncurkan, Pemkab Jayawijaya Hadirkan Konsep Festival Baru dan Layanan Tiket Online
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Infanteri Tri Purwanto mengatakan hasil penyelidikan mengarah pada indikasi keterlibatan anggota KKB dari Kodap III/Ndugama dalam aksi tersebut.
Menurut TNI, aksi tersebut dinilai sebagai upaya menunjukkan eksistensi sekaligus mengganggu situasi keamanan di tengah pelaksanaan festival budaya yang dihadiri masyarakat. Penembakan juga dipandang sebagai bentuk keputusasaan kelompok bersenjata karena tekanan aparat yang semakin kuat.









Komentar