PusakoNews.com, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah pada Kamis (30/7) dengan sejumlah agenda strategis yang mencakup pelestarian warisan budaya nasional, penguatan layanan transportasi publik, hingga percepatan pemenuhan kebutuhan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Presiden Prabowo bersama rombongan terbatas bertolak dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 09.30 WIB menuju Kota Semarang. Setibanya di Pangkalan Udara Utama TNI Angkatan Darat (Lanumad) Ahmad Yani, Kepala Negara langsung melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Kereta Api Semarang Tawang untuk meresmikan hasil revitalisasi salah satu bangunan cagar budaya paling bersejarah di Indonesia tersebut.
Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang menjadi momentum penting dalam upaya pemerintah menjaga dan melestarikan warisan budaya nasional sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi yang memiliki nilai sejarah tinggi. Bangunan yang telah berdiri sejak tahun 1914 itu untuk pertama kalinya menjalani pemugaran secara resmi sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo kepada Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada tahun 2025.
Presiden Prabowo Akan Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang dan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi dalam Kunjungan Kerja ke Jawa Tengah
"Presiden Prabowo Resmikan Revitalisasi Stasiun Tawang dan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi"
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa revitalisasi tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga aset bersejarah agar tetap lestari sekaligus mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
"Presiden Prabowo akan meresmikan pemugaran Stasiun Tawang Semarang, salah satu cagar budaya bersejarah yang berdiri sejak tahun 1914. Pemugaran ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden kepada Direktur Utama KAI pada tahun 2025," ujar Teddy.
Usai meresmikan revitalisasi stasiun, Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Batang dengan menggunakan Kereta Api Nusantara Explorer. Perjalanan tersebut sekaligus menjadi uji coba layanan kereta penumpang terbaru yang dihadirkan PT Kereta Api Indonesia sebagai bagian dari peningkatan kualitas transportasi nasional.
Menurut Teddy, kehadiran Kereta Api Nusantara Explorer merupakan implementasi dari keinginan Presiden agar Indonesia memiliki layanan kereta penumpang yang tidak hanya andal, tetapi juga menawarkan kenyamanan, kemewahan, dan pengalaman perjalanan yang berkelas bagi masyarakat.
"Kereta Api Nusantara Explorer merupakan wujud keinginan Presiden agar KAI memiliki layanan kereta penumpang yang indah, elegan, dan nyaman bagi masyarakat," jelasnya.
Agenda kerja Presiden kemudian berlanjut di Kabupaten Batang. Di lokasi tersebut, Kepala Negara akan meresmikan pelaksanaan akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi sebanyak 62.000 unit yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.
Program tersebut berlangsung di 165 titik yang tersebar pada 372 kabupaten dan kota di 36 provinsi, dengan kegiatan utama dipusatkan di kawasan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Pelaksanaan akad massal ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau, khususnya bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
"Presiden Prabowo akan meresmikan pelaksanaan akad massal 62.000 rumah KPR Subsidi yang dilaksanakan secara serentak di 165 titik yang tersebar di 372 kabupaten/kota di 36 provinsi, dengan acara utama dipusatkan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah," kata Teddy.
Kunjungan kerja Presiden ke Jawa Tengah mencerminkan fokus pemerintah dalam menjalankan pembangunan yang berimbang, mulai dari pelestarian aset budaya, modernisasi layanan transportasi publik, hingga penguatan program perumahan rakyat. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Dalam penerbangan menuju Jawa Tengah, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
[PusakoNews.com/red]











Komentar