"Jakarta Open 2026 Resmi Digelar, 1.282 Atlet Pencak Silat Siap Rebut Prestasi Nasional"
Ribuan Pesilat Muda Padati GOR Ciracas, Jakarta Open 2026 Jadi Ajang Lahirkan Juara Dunia
Invitasi Pelajar Nasional Pencak Silat Jakarta Open 2026
Sesuaikan Ukuran Baca
633
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta Timur - Sebanyak 1.282 atlet pelajar dari 14 provinsi ambil bagian dalam Invitasi Pelajar Nasional Pencak Silat Jakarta Open 2026 yang berlangsung di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 10–11 Juli 2026. Kejuaraan tahunan ini menjadi ajang strategis untuk mengukur hasil pembinaan atlet daerah, meningkatkan jam terbang bertanding, sekaligus mempererat silaturahmi antarpesilat, pelatih, dan insan olahraga pencak silat dari berbagai wilayah di Indonesia.
Prosesi buka gelanggang sebelum dimulainya pertandingan
Kompetisi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI Jakarta, Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), dan KONI DKI Jakarta sebagai bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat pembinaan olahraga prestasi sejak usia dini.
Melihat tingginya antusiasme peserta, Dispora memastikan Invitasi Pelajar Nasional Pencak Silat Jakarta Open akan terus menjadi agenda rutin
Selain mengembangkan prestasi, Dispora juga terus membudayakan pencak silat melalui berbagai kegiatan yang menyasar pelajar sejak usia dini
Kegiatan ini mempertandingkan 9 kelas yang dikategorikan berdasarkan berat badan
Seorang pelatih memberikan suntikan semangat pada anak didiknya
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, penyelenggaraan invitasi ini menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya menjadikan pencak silat sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade
Kepala Dispora Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan bahwa kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan pesilat-pesilat muda berbakat yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu membawa nama Indonesia bersaing di level internasional.
Menurutnya, Invitasi Pelajar Nasional Pencak Silat Jakarta Open merupakan upaya nyata untuk menjaring atlet-atlet potensial dari berbagai daerah agar kelak dapat menjadi kebanggaan bangsa. Ia juga menegaskan bahwa pembinaan atlet menjadi semakin penting seiring perjuangan bersama untuk mendorong pencak silat masuk ke dalam cabang olahraga resmi Olimpiade.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjut Andri, telah menyiapkan sistem pembinaan atlet yang berkesinambungan dan berjenjang. Proses tersebut dimulai sejak usia dini melalui Pembinaan Olahraga Prestasi Berkelanjutan (POPB), kemudian dilanjutkan ke Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP), Pusat Pembinaan dan Latihan Mahasiswa (PPLM), hingga pembinaan di Pelatda Lapis 2 dan Pelatda Lapis 1.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Ketua Dewan Pertimbangan PB IPSI, Nahrowi Ramli memberikan sambutan
Ia menilai tingginya antusiasme peserta yang mengikuti Jakarta Open menjadi bukti bahwa kompetisi seperti ini memiliki peran penting dalam mencetak atlet berprestasi. Karena itu, Dispora DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kejuaraan tersebut secara rutin setiap tahun sebagai bagian dari sistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan.
Selain menjadi wadah pengembangan prestasi pencak silat, Andri menegaskan bahwa pola pembinaan berjenjang juga akan diterapkan pada cabang olahraga lainnya sehingga dapat menjadi barometer peningkatan kualitas atlet muda di DKI Jakarta maupun Indonesia.
Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan PB IPSI, Nahrowi Ramli, memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang secara konsisten menghadirkan kompetisi bagi atlet usia pelajar. Menurutnya, pembinaan sejak usia dini merupakan fondasi penting dalam menyiapkan generasi pesilat Indonesia menghadapi persaingan di tingkat dunia.
Nahrowi menilai bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari langkah jangka panjang dalam mempersiapkan atlet-atlet pencak silat menuju target yang lebih besar, termasuk tampil di Olimpiade apabila pencak silat resmi dipertandingkan di ajang tersebut.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Rahman Efendi menyampaikan laporan kegiatan
Ia berharap penyelenggaraan Invitasi Pelajar Nasional Pencak Silat Jakarta Open dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain untuk menggelar kompetisi serupa. Semakin banyak kejuaraan yang diselenggarakan secara berkelanjutan, semakin besar pula peluang menjaring bibit-bibit atlet unggulan yang mampu mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional.
Melalui penyelenggaraan Invitasi Pelajar Nasional Pencak Silat Jakarta Open 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PB IPSI dan KONI DKI Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem pembinaan olahraga nasional. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga investasi jangka panjang untuk mencetak pesilat-pesilat muda yang siap mengukir prestasi bagi Indonesia di masa depan. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar