"Menpora Erick Thohir Dukung Pembinaan Judo Berbasis Jangka Panjang, Optimistis Prestasi Indonesia Terus Meningkat"
Menpora Erick Thohir Dorong Pembinaan Judo Jangka Panjang, Targetkan Prestasi Lebih Besar di SEA Games 2027
Menpora RI Erick Thohir menghadiri pembukaan Rakernas Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) tahun 2026 di Aula Prakasa Mako Divisi Infanteri 1 Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat (Jabar), Senin (29/6)
Sesuaikan Ukuran Baca
543
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Depok - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Prakasa, Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Senin (29/6).
Dalam kesempatan tersebut, Menpora menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Rakernas PJSI sebagai forum strategis untuk memperkuat arah pembinaan olahraga judo nasional. Menurutnya, cabang olahraga judo telah memberikan kontribusi signifikan terhadap capaian Indonesia pada ajang SEA Games Thailand 2025 melalui raihan empat medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Menpora RI Erick Thohir menghadiri pembukaan Rakernas Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) tahun 2026 di Aula Prakasa Mako Divisi Infanteri 1 Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat (Jabar), Senin (29/6)
Kontribusi tersebut turut mengantarkan Kontingen Indonesia menempati posisi kedua klasemen akhir SEA Games, melampaui target awal yang dipatok berada di peringkat ketiga.
"Target kita saat SEA Games adalah finis di posisi ketiga. Alhamdulillah, setelah 32 tahun tidak menjadi tuan rumah, Indonesia mampu kembali menempati peringkat kedua. Judo memberikan kontribusi yang sangat membanggakan dengan empat medali emas, dua perak, dan satu perunggu," ujar Erick Thohir.
Menpora berharap capaian tersebut dapat terus ditingkatkan pada SEA Games 2027 di Malaysia. Ia menilai persaingan pada ajang mendatang akan berlangsung semakin kompetitif, mengingat Malaysia sebagai tuan rumah diprediksi akan tampil maksimal untuk menjadi juara umum. Di sisi lain, perebutan posisi kedua diperkirakan akan melibatkan persaingan ketat antara Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina yang menunjukkan perkembangan positif dalam pembinaan olahraga.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Rakernas Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) tahun 2026
Karena itu, Erick menegaskan pentingnya membangun sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan. Menurutnya, pemusatan latihan nasional (Pelatnas) tidak dapat dijalankan hanya dalam jangka pendek apabila Indonesia ingin terus menghasilkan atlet berprestasi di level internasional.
"Harapan kami, judo mampu menyumbangkan medali lebih banyak lagi pada SEA Games berikutnya. Kemenpora terus mendorong agar Pelatnas dilaksanakan dengan perencanaan jangka panjang, bukan sekadar program sesaat," katanya.
Lebih lanjut, Menpora menjelaskan bahwa proses mencetak atlet elite membutuhkan waktu yang panjang. Seorang atlet tidak dapat dipersiapkan menjadi juara hanya dalam hitungan satu tahun, melainkan memerlukan pembinaan yang konsisten selama lima hingga enam tahun.
Atas dasar itu, Erick memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus PJSI yang telah menyusun strategi pembinaan jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang dalam Rakernas tahun ini. Ia menilai langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun prestasi olahraga judo secara berkesinambungan.
Dalam kesempatan yang sama, Erick juga mengungkapkan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan perhatian besar terhadap pengembangan olahraga nasional melalui dukungan terhadap penerapan skema anggaran multiyears atau tahun jamak bagi program Pelatnas atlet.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Menpora RI Erick Thohir menghadiri pembukaan Rakernas Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) tahun 2026 di Aula Prakasa Mako Divisi Infanteri 1 Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat (Jabar), Senin (29/6)
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi solusi agar pembinaan atlet dapat berlangsung secara berkesinambungan tanpa terhambat oleh keterbatasan anggaran tahunan.
"Bapak Presiden sangat mengharapkan skema ini dapat diwujudkan karena menjadi bagian dari visi besar beliau dalam memajukan olahraga Indonesia. Di banyak negara, anggaran multiyears sudah menjadi praktik yang lazim. Sistem pembinaan yang berkelanjutan merupakan kebutuhan apabila kita ingin melahirkan atlet-atlet juara dunia," jelas Erick.
Menpora berharap Rakernas PJSI tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi mampu menghasilkan konsolidasi yang kuat, menyusun evaluasi program, memperjelas roadmap pembinaan, serta menetapkan target-target yang terukur demi peningkatan prestasi judo Indonesia di masa mendatang.
Rakernas PJSI Tahun 2026 diikuti oleh 19 Pengurus Provinsi (Pengprov) PJSI bersama jajaran Pengurus Besar PJSI. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Umum PB PJSI, Irjen Pol (Purn) MB Hutagalung, yang mewakili Ketua Umum PB PJSI, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar