PusakoNews.com, London - Menutup rangkaian agenda dalam London Climate Action Week, Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno bersama Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Aryo Djojohadikusumo dan Bobby Gafur Umar menggelar pertemuan dengan CEO Bloomberg New Energy Finance (Bloomberg NEF), Albert Cheung, beserta jajaran manajemen senior di kantor pusat Bloomberg NEF, London.
Dalam pertemuan tersebut, Eddy Soeparno memaparkan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kemandirian energi nasional, mempercepat transisi energi, serta mendukung upaya penanganan perubahan iklim sebagaimana tertuang dalam Asta Cita dan telah diimplementasikan secara konsisten sejak 2024.
Eddy juga mengajak Bloomberg NEF untuk menyampaikan kepada publik internasional berbagai capaian positif Indonesia dalam percepatan transisi energi dan langkah menuju target Net Zero Emissions sebelum 2060.
Menurutnya, Bloomberg NEF sebagai lembaga riset terkemuka di bidang energi baru terbarukan dan transisi energi memiliki peran strategis dalam memperkuat pemahaman global terhadap kebijakan Indonesia, khususnya di sektor energi, mineral kritis, serta pengembangan teknologi tinggi yang membutuhkan dukungan pasokan mineral strategis.
Selain rutin menerbitkan kajian mengenai Indonesia, Bloomberg NEF juga aktif mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan komunitas investasi global melalui berbagai forum internasional.
Eddy Soeparno Tegaskan Komitmen Indonesia dalam Transisi Energi kepada Bloomberg NEF
"Eddy Soeparno Gandeng Bloomberg NEF, Dorong Investasi Transisi Energi Indonesia"
Bertemu CEO Bloomberg NEF, Eddy Soeparno Tegaskan Komitmen Prabowo Menuju Net Zero
Pada akhir pertemuan, kedua pihak bersama Kadin Indonesia sepakat memperkuat komunikasi dan kolaborasi guna memperluas penyebaran informasi mengenai potensi investasi Indonesia di sektor energi baru terbarukan (EBT), mineral kritis, dan perdagangan karbon dengan analisis yang kredibel dan komprehensif.
Eddy menyatakan optimistis bahwa dukungan Bloomberg NEF akan semakin memperkuat promosi potensi investasi Indonesia di sektor energi, mineral, dan teknologi, sehingga mampu menarik perhatian komunitas bisnis dan investor internasional.
[PusakoNews.com/red]


Komentar