"Prabowo Tegaskan Jerman Mitra Strategis Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global"
Jamuan Kenegaraan Prabowo untuk Presiden Jerman, Ada Pesan Penting soal Dunia yang Berubah
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menggelar jamuan santap siang kenegaraan sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier beserta Ibu Elke Büdenbender di Istana Negara, Jakarta
Rangkuman Berita
Prabowo dan Steinmeier Perkuat Kemitraan Indonesia-Jerman Jelang 75 Tahun Hubungan Diplomatik
Di Istana Negara, Prabowo Ungkap Alasan Jerman Punya Tempat Istimewa bagi Indonesia
Prabowo Soroti Peran Besar Jerman bagi Indonesia, dari Teknologi hingga Pendidikan
Sesuaikan Ukuran Baca
517
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Jerman dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks. Penegasan tersebut disampaikan saat jamuan santap siang kenegaraan untuk Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/6).
Jamuan kenegaraan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan resmi Presiden Steinmeier ke Indonesia. Momen tersebut sekaligus mencerminkan eratnya hubungan persahabatan yang telah terjalin selama puluhan tahun antara kedua negara.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas hubungan bilateral Indonesia dan Jerman yang selama 74 tahun terakhir telah berkembang secara positif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara. Menurutnya, Jerman merupakan salah satu mitra paling penting bagi Indonesia di kawasan Eropa.
Presiden mengungkapkan bahwa pertemuan dengan Presiden Steinmeier berlangsung secara terbuka, hangat, dan produktif. Ia menilai hubungan diplomatik yang telah dibangun sejak lama telah menjadi fondasi kuat bagi peningkatan kerja sama di berbagai sektor strategis.
“Jerman memiliki tempat yang istimewa bagi Indonesia. Selama 74 tahun hubungan diplomatik, kerja sama yang terjalin telah memberikan manfaat konkret bagi rakyat kedua negara dan menjadikan Jerman sebagai salah satu mitra penting Indonesia di Eropa,” ujar Presiden Prabowo.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Presiden Prabowo menyampaikan penghargaan atas kunjungan Presiden Steinmeier beserta Ibu Elke Büdenbender ke Indonesia
Lebih lanjut, Kepala Negara menyoroti kontribusi Jerman sebagai salah satu sumber inspirasi bagi pembangunan Indonesia, khususnya dalam bidang inovasi, kemajuan teknologi, disiplin kerja, serta penghormatan terhadap aturan dan institusi. Nilai-nilai tersebut, menurut Presiden, telah memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan sumber daya manusia Indonesia.
Presiden juga menyinggung banyaknya warga negara Indonesia yang menempuh pendidikan dan pelatihan di Jerman selama bertahun-tahun. Ia menilai pengalaman tersebut telah berkontribusi dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia Indonesia di berbagai bidang.
Selain itu, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa Presiden ketiga Republik Indonesia juga memiliki pengalaman panjang dalam menempuh pendidikan dan bekerja di Jerman, yang menjadi salah satu bukti eratnya hubungan historis kedua negara.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut berbagi pengalaman pribadinya saat mengikuti program pelatihan di Jerman pada tahun 1981. Pengalaman tersebut, menurutnya, memberikan pemahaman langsung mengenai kekuatan Jerman dalam bidang pendidikan, teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Upacara Penyambutan Kunjungan Presiden Steinmeier beserta Ibu Elke Büdenbender ke Indonesia
Presiden berharap kunjungan kenegaraan Presiden Steinmeier dapat menjadi momentum untuk semakin mempererat hubungan bilateral sekaligus memperluas kerja sama strategis di berbagai sektor, terutama di tengah dinamika geopolitik dan ketidakpastian global yang terus berkembang.
“Kami berharap kunjungan ini semakin memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Jerman, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan global yang saat ini membutuhkan kolaborasi yang lebih erat antarnegara,” tutur Presiden.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo juga menekankan peran penting Jerman dalam memperkenalkan Indonesia kepada komunitas internasional, termasuk melalui dunia akademik sejak masa sebelum kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, hubungan antara kedua bangsa sesungguhnya telah terjalin jauh sebelum hubungan diplomatik resmi dibentuk.
Karena itu, meskipun Indonesia dan Jerman akan segera memperingati 75 tahun hubungan diplomatik, Presiden menilai akar hubungan kedua negara memiliki sejarah yang jauh lebih panjang dan mendalam.
Menutup sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan penghargaan atas kunjungan Presiden Steinmeier beserta Ibu Elke Büdenbender ke Indonesia. Ia juga menyampaikan harapan agar persahabatan, kerja sama, dan kesejahteraan masyarakat kedua negara terus berkembang pada masa mendatang.
Presiden mendoakan kesehatan dan kesuksesan bagi Presiden Steinmeier serta Ibu Büdenbender, seraya menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat hubungan bilateral yang saling menguntungkan dengan Jerman demi kemajuan bersama kedua bangsa. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar