"Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif, Indonesia Siap Perkuat Kerja Sama Global"
Terima 9 Duta Besar, Prabowo Serukan Kolaborasi Dunia Demi Keadilan Global
Wamenlu Arif Havas Oegroseno didampingi Wakil Menteri Luar Negeri Muhammad Anis Matta dan Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir dalam keterangannya kepada awak media usai prosesi penyerahan surat kepercayaan di Istana Merdeka, Jakarta, pa
Rangkuman Berita
Pesan Tegas Prabowo kepada Dunia: Saatnya Negara-Negara Bersatu Hadapi Tantangan Global
Di Istana Merdeka, Prabowo Teguhkan Peran Indonesia sebagai Mitra Strategis Dunia
Prabowo Dorong Kerja Sama Internasional yang Berkeadilan, Ini Pesan Lengkapnya
Sesuaikan Ukuran Baca
581
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menjalankan politik luar negeri bebas dan aktif sebagai landasan utama dalam membangun hubungan internasional. Komitmen tersebut disampaikan saat Presiden menerima surat kepercayaan sembilan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Designate Resident di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6).
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kehadiran para duta besar yang mewakili negara-negara sahabat. Kepala Negara juga menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi internasional di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks dan saling terkait.
Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno menjelaskan bahwa Presiden Prabowo kembali menegaskan prinsip-prinsip dasar politik luar negeri Indonesia yang selama ini menjadi pijakan dalam menjalin hubungan dengan berbagai negara di dunia.
“Beliau menyampaikan rasa senang atas kehadiran para duta besar yang mewakili banyak negara sahabat. Presiden juga kembali menegaskan prinsip dasar politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif,” ujar Arif Havas Oegroseno kepada awak media usai prosesi penyerahan surat kepercayaan.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Keterangan tersebut disampaikan Wamenlu Havas didampingi Wakil Menteri Luar Negeri Muhammad Anis Matta dan Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir.
Selain menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya memperkuat kerja sama antarnegara sebagai upaya bersama menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari aspek ekonomi, sosial, hingga keamanan internasional. Menurut Presiden, kolaborasi yang erat antarbangsa menjadi kunci dalam mewujudkan tatanan dunia yang lebih adil dan sejahtera.
“Beliau juga menyampaikan perlunya negara-negara bekerja sama dan membangun berbagai bentuk kemitraan di berbagai bidang guna menciptakan keadilan yang lebih luas bagi masyarakat dunia,” kata Havas.
Lebih lanjut, Wamenlu Havas menjelaskan bahwa prosesi penyerahan surat kepercayaan merupakan tradisi diplomatik yang berlaku secara universal di berbagai negara. Penyerahan dokumen tersebut menjadi penanda resmi dimulainya tugas seorang duta besar di negara penerima.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Menurutnya, surat kepercayaan yang dibawa para duta besar umumnya ditandatangani langsung oleh kepala negara atau kepala pemerintahan masing-masing, sesuai dengan sistem ketatanegaraan yang berlaku di negaranya.
“Tradisi menerima surat kepercayaan merupakan bagian dari praktik diplomatik internasional. Surat tersebut dapat ditandatangani oleh presiden maupun raja, tergantung pada sistem pemerintahan negara yang bersangkutan,” jelasnya.
Setelah rangkaian prosesi resmi selesai dilaksanakan, Presiden Prabowo melanjutkan agenda dengan menggelar ramah tamah bersama para duta besar dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kegiatan informal tersebut menjadi bagian dari tradisi diplomatik yang lazim dilakukan setelah penyerahan kredensial.
“Setelah prosesi selesai, biasanya dilanjutkan dengan ramah tamah dalam suasana yang lebih informal. Polanya memang seperti itu dalam praktik diplomatik,” ujar Havas.
Dalam pertemuan tersebut, para duta besar juga menyampaikan salam dan pesan dari kepala negara masing-masing kepada Presiden Prabowo. Selain itu, mereka menyampaikan harapan untuk terus mempererat hubungan bilateral serta memperluas ruang kerja sama dengan Indonesia di berbagai sektor strategis.
“Para duta besar menyampaikan salam dari kepala negara mereka dan pada dasarnya seluruhnya menyampaikan keinginan untuk meningkatkan hubungan bilateral dengan Indonesia,” tuturnya.
Penerimaan surat kepercayaan sembilan duta besar tersebut kembali menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra strategis yang terbuka bagi kerja sama dengan seluruh negara berdasarkan prinsip saling menghormati, kesetaraan, dan kepentingan bersama.
Melalui implementasi politik luar negeri bebas dan aktif, Indonesia terus memainkan peran konstruktif dalam menjembatani dialog antarbangsa, memperkuat solidaritas global, serta berkontribusi dalam upaya menciptakan perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan dunia yang berkelanjutan. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar