Space Available Bangka Belitung R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Mabes TNI Sambut Kepulangan Satgas Garuda UNIFIL, Tegaskan Komitmen Indonesia dalam Misi Perdamaian Dunia

Tentara Nasional Indonesia

"TNI Konga UNIFIL Disambut di Mabes TNI, Berhasil Cegah Konflik Lebanon-Israel"

Hebat! Satgas Garuda Indonesia Raih Dua Penghargaan Bergengsi dari UNIFIL
Pasukan Garuda UNIFIL Pulang ke Tanah Air, TNI Raih Penghargaan Internasional di Lebanon
Pasukan Garuda UNIFIL Pulang ke Tanah Air, TNI Raih Penghargaan Internasional di Lebanon

Rangkuman Berita

  • Panglima TNI Sambut Kepulangan Pasukan Perdamaian Dunia dari Lebanon
  • Satgas TNI UNIFIL Ukir Prestasi Dunia, Bangun Sistem Air Bersih untuk Lebanon
  • Kisah Heroik Prajurit TNI di Lebanon, Berhasil Redam Ketegangan Militer
Sesuaikan Ukuran Baca
574
Space Available Palu R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Jakarta - Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menyambut kepulangan personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) masa penugasan 2025/2026 dalam sebuah upacara yang digelar di Lapangan PRIMA, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026).

Penyambutan pasukan perdamaian dunia tersebut dilakukan oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun yang mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Dalam amanat tertulis Panglima TNI yang dibacakan oleh Letjen TNI Bobby Rinal Makmun, disampaikan apresiasi dan penghormatan tinggi atas dedikasi serta pengabdian seluruh prajurit yang telah menjalankan mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di wilayah konflik Lebanon Selatan selama kurang lebih 13 bulan.

Panglima TNI menegaskan bahwa penugasan di Lebanon bukanlah tugas yang ringan. Para prajurit dihadapkan pada situasi operasi yang dinamis, kompleks, dan memiliki tingkat risiko tinggi akibat eskalasi konflik yang terus berkembang di kawasan tersebut.

“Selama kurang lebih 13 bulan bertugas di Lebanon, para prajurit berada di tengah lingkungan operasi yang sangat dinamis, kompleks, dan penuh risiko. Eskalasi konflik di Lebanon Selatan menuntut keteguhan mental, kematangan bertindak, serta profesionalisme prajurit dalam melaksanakan mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa,” demikian amanat Panglima TNI.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI juga menyampaikan penghormatan mendalam kepada empat prajurit terbaik TNI yang gugur dalam pelaksanaan tugas sebagai Kusuma Bangsa. Pengorbanan mereka menjadi bukti nyata dedikasi TNI dalam menjaga perdamaian dunia di bawah bendera PBB.

Tidak hanya menjalankan tugas pengamanan dan stabilisasi wilayah, Satgas TNI Konga UNIFIL juga berhasil mengukir prestasi membanggakan di tingkat internasional. Kontingen Indonesia menerima dua penghargaan bergengsi dari Force Commander UNIFIL Mayjen Diodato Abagnara atas kontribusi nyata di bidang kemanusiaan dan operasi perdamaian.

KZB ArmyLook R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Penghargaan pertama berupa Letter of Appreciation diberikan atas keberhasilan Satgas TNI menyediakan bantuan air bersih dan membangun sistem penjernihan air layak minum bagi masyarakat Lebanon Selatan. Program tersebut dinilai memberikan dampak besar bagi masyarakat lokal yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar.

Sementara itu, penghargaan kedua berupa Letter of Commendation diberikan atas keberhasilan personel Satgas dalam menjalankan misi operasi, khususnya dalam membantu mencegah eskalasi konflik antara Lebanese Armed Forces (LAF) dan Israel Defense Forces (IDF). Langkah cepat dan profesional prajurit TNI dinilai mampu mendorong deeskalasi ketegangan yang berpotensi memicu konflik terbuka serta insiden internasional.

Panglima TNI menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa prajurit Indonesia mampu menunjukkan profesionalisme, disiplin, serta kemampuan diplomasi militer di tingkat global.

Komandan Satgas TNI Konga UNIFIL Kolonel Inf Raja Gunung Nasution menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas penghargaan yang diterima selama menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon.

Menurutnya, pembangunan sistem penjernihan air bersih bagi masyarakat Lebanon Selatan merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian prajurit TNI kepada masyarakat internasional.

“Kami bersyukur dan bangga atas penghargaan yang diberikan oleh Force Commander UNIFIL. Pembangunan sistem penjernih air layak minum bagi masyarakat Lebanon Selatan menjadi bagian dari pengabdian prajurit TNI, tidak hanya dalam tugas operasi, tetapi juga sebagai duta budaya bangsa dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia,” ujar Kolonel Raja Gunung Nasution.

HASKARA TRANS R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Satgas TNI Konga UNIFIL 2025/2026 terdiri dari berbagai unsur satuan tugas, antara lain Satgas Yonmek Konga XXIII-S/UNIFIL, Force Headquarter Support Unit, Military Police Unit, Military Civic Outreach Unit, Civil Military Cooperation, Hospital Level II, serta Military Staff Sector East UNIFIL.

Keikutsertaan Satgas TNI dalam misi UNIFIL merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam menjalankan amanat konstitusi untuk turut serta menciptakan perdamaian dunia sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Melalui keberhasilan penugasan ini, TNI kembali menegaskan perannya sebagai kekuatan profesional yang tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga aktif berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan perdamaian internasional.
[PusakoNews.com/red]

Space Available Nusa Tenggara Timur R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Malang R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews