"PSG Juara Liga Champions, Paris Membara! Ratusan Orang Ditangkap"
Kerusuhan Pecah Usai PSG Juara Liga Champions, 416 Orang Diamankan
Suar menerangi Avenue des Champs-Élysées pada Sabtu malam.
Rangkuman Berita
Final Liga Champions Berujung Chaos, Polisi Prancis Tangkap Ratusan Suporter
Paris Ricuh Setelah PSG Kalahkan Arsenal, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
PSG Angkat Trofi Liga Champions, Jalanan Paris Berubah Jadi Arena Kerusuhan
Sesuaikan Ukuran Baca
639
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Paris - Euforia kemenangan Paris Saint-Germain (PSG) dalam final Liga Champions berubah menjadi kerusuhan di sejumlah wilayah Prancis. Bentrokan antara aparat kepolisian dan para pendukung sepak bola menyebabkan ratusan orang diamankan serta menimbulkan kerusakan fasilitas umum dan gangguan layanan transportasi.
Pihak kepolisian Prancis melaporkan sedikitnya 416 orang ditangkap hingga Minggu dini hari waktu setempat, dengan sekitar 280 penangkapan terjadi di wilayah Paris. Kerusuhan pecah tidak lama setelah PSG memastikan kemenangan dramatis atas Arsenal melalui adu penalti pada laga final Liga Champions.
Pemerintah Prancis sebelumnya telah mengerahkan ribuan personel keamanan untuk mengantisipasi potensi gangguan selama perayaan berlangsung. Meski demikian, situasi di sejumlah titik tetap memanas dan berujung bentrokan antara massa pendukung dengan aparat.
Di sepanjang kawasan Champs-Élysées, yang menjadi pusat keramaian perayaan, ribuan suporter memadati jalanan sambil menyalakan suar dan kembang api. Rekaman yang beredar memperlihatkan sejumlah aksi vandalisme, termasuk pembakaran sepeda listrik di tengah jalan serta perusakan kaca toko.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Kembang api dinyalakan di pusat kota Paris setelah PSG mengalahkan Arsenal.
Polisi anti huru-hara terpaksa menggunakan gas air mata guna membubarkan kerumunan yang dinilai mulai tidak terkendali. Bentrokan juga dilaporkan terjadi di sekitar Parc des Princes, markas PSG, ketika para pendukung berkumpul menyaksikan pertandingan melalui layar raksasa.
Akibat kerusuhan tersebut, sedikitnya enam kendaraan mengalami kerusakan. Selain itu, dua unit usaha dan sebuah halte bus turut menjadi sasaran perusakan massa. Gangguan keamanan juga berdampak pada operasional layanan bus, kereta api, dan transportasi umum lainnya di ibu kota Paris.
Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nuñez, menyampaikan bahwa aparat sebenarnya telah menyiapkan sistem pengamanan yang lebih kuat dibanding tahun sebelumnya. Pemerintah belajar dari insiden serupa saat PSG meraih gelar yang sama pada musim lalu, ketika perayaan kemenangan juga berubah menjadi aksi kekerasan.
“Kami telah menyiapkan sistem pengamanan yang sangat kuat dan solid,” ujar Nuñez kepada media setempat.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa tindakan anarkis yang terjadi tetap tidak dapat dibenarkan. Tujuh petugas kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
“Kerusuhan ini sama sekali tidak dapat diterima,” tegasnya.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Suporter PSG mengendarai skuter mereka melewati polisi anti huru hara di Place du Trocadero di Paris
Situasi tersebut juga memicu reaksi dari sejumlah tokoh politik Prancis. Pemimpin sayap kanan Marine Le Pen melalui akun media sosial X mengkritik keras kondisi keamanan selama perayaan berlangsung.
“Hanya di Prancis kemenangan sebuah klub sepak bola dapat memicu kerusuhan,” tulis Le Pen.
Ia juga menyoroti kekhawatiran warga yang memilih bertahan di rumah demi menghindari potensi kekerasan di jalanan.
Sementara itu, agenda perayaan resmi kemenangan PSG tetap dijadwalkan berlangsung pada Minggu sore. Para pemain direncanakan mengikuti parade kemenangan yang melintasi kawasan Champ-de-Mars di dekat Menara Eiffel, sebelum menghadiri resepsi kenegaraan bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Pihak berwenang memastikan pengamanan ekstra akan diterapkan selama rangkaian acara berlangsung guna mencegah terulangnya aksi kekerasan dan kerusuhan susulan di pusat kota Paris. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar