KZB ArmyLook R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Kerbau Albino “Donald Trump” di Bangladesh Batal Disembelih untuk Kurban, Dipindahkan ke Kebun Binatang Nasional

Out of The Box

"Heboh Kerbau Albino Mirip Donald Trump Diselamatkan dari Penyembelihan"

Viral Jambul Pirang Kerbau “Donald Trump”, Pemerintah Bangladesh Turun Tangan
Kerbau “Donald Trump” Viral di Bangladesh Batal Disembelih untuk Kurban
Kerbau “Donald Trump” Viral di Bangladesh Batal Disembelih untuk Kurban

Rangkuman Berita

  • Kerbau Langka Dijuluki Donald Trump Resmi Dipindah ke Kebun Binatang
  • Bikin Geger! Kerbau Kurban Mirip Donald Trump Mendadak Diselamatkan
  • Kerbau Albino 700 Kg Viral Jelang Idul Adha, Ini Keputusan Pemerintah Bangladesh
Sesuaikan Ukuran Baca
620
HASKARA TRANS R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Narayanganj - Pemerintah Bangladesh mengambil langkah tak biasa menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dengan membatalkan penyembelihan seekor kerbau albino langka yang dijuluki “Donald Trump”. Hewan tersebut sebelumnya telah dijual untuk dijadikan hewan kurban, namun akhirnya diselamatkan dan dipindahkan ke kebun binatang nasional setelah viral di media sosial dan menarik perhatian publik secara luas.

Kerbau unik itu berasal dari sebuah peternakan di Narayanganj, wilayah yang berada dekat ibu kota Dhaka. Julukan “Donald Trump” disematkan masyarakat karena kerbau tersebut memiliki jambul berwarna pirang yang dinilai menyerupai gaya rambut Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Penampilannya yang tidak biasa membuat video dan foto kerbau tersebut cepat menyebar di media sosial hingga menjadi perbincangan hangat masyarakat Bangladesh.


ootb sapi trump

Popularitas hewan berbobot sekitar 700 kilogram itu meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. Warga dari berbagai daerah datang langsung ke lokasi peternakan hanya untuk melihat dari dekat kerbau albino tersebut. Selain warna bulunya yang langka, banyak pengunjung juga menilai kerbau itu memiliki sifat jinak dan tenang sehingga semakin menarik perhatian publik.


Pemilik kerbau, Ziauddin Mridha, sebelumnya telah menjual hewan tersebut kepada pihak lain untuk disembelih pada momentum Idul Adha. Namun rencana tersebut berubah setelah tingginya sorotan masyarakat memicu perhatian pemerintah.


ootb sapi trump


Kementerian Dalam Negeri Bangladesh kemudian mengambil keputusan untuk menghentikan proses penyembelihan. Menteri Dalam Negeri Salahuddin Ahmed disebut memerintahkan agar kerbau tersebut tidak dijadikan hewan kurban. Pemerintah juga meminta agar dana pembelian dikembalikan kepada pembeli, sementara kerbau itu dipindahkan ke Kebun Binatang Nasional Bangladesh di Dhaka guna menjamin keselamatan dan keamanan hewan tersebut.

Seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Bangladesh menjelaskan bahwa keputusan penyelamatan diambil pada saat-saat terakhir karena tingginya perhatian publik yang dianggap tidak biasa. Pemerintah khawatir kerumunan masyarakat yang terus berdatangan dapat memicu gangguan keamanan apabila penyembelihan tetap dilakukan.


ootb sapi trump


Fenomena kerbau “Donald Trump” menjadi perbincangan luas di Bangladesh karena kerbau albino termasuk hewan yang sangat jarang ditemukan. Di negara tersebut, kerbau memang umum dipelihara dan digunakan sebagai hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha. Namun kemunculan kerbau albino dengan ciri fisik unik seperti jambul pirang menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat.

Space Available Batak R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Seekor kerbau albino yang dijuluki "Donald Trump" untuk dijual menjelang Idul Adha di sebuah peternakan di Narayanganj.
Seekor kerbau albino yang dijuluki "Donald Trump" untuk dijual menjelang Idul Adha di sebuah peternakan di Narayanganj.

Idul Adha sendiri merupakan salah satu hari besar umat Islam yang identik dengan ibadah kurban. Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan setiap tanggal 10 Zulhijah dan dilanjutkan pada Hari Tasyrik selama tiga hari berikutnya. Ibadah ini menjadi simbol keteladanan atas ketaatan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Selain memiliki nilai spiritual, ibadah kurban juga mengandung makna sosial yang kuat. Daging hewan kurban dibagikan kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan, sebagai bentuk solidaritas dan pemerataan rezeki di tengah kehidupan umat. Karena itu, momentum Idul Adha selalu menjadi bagian penting dalam mempererat kebersamaan sosial di berbagai negara Muslim, termasuk Bangladesh.

Kasus kerbau albino “Donald Trump” kini menjadi sorotan internasional setelah kisahnya menyebar luas melalui media dan platform digital. Banyak warga menilai penyelamatan hewan langka tersebut merupakan langkah yang tepat mengingat tingginya perhatian masyarakat serta nilai unik yang dimiliki kerbau tersebut. Kini, kerbau viral itu dipastikan tetap hidup dan akan menjadi salah satu daya tarik baru di Kebun Binatang Nasional Bangladesh.
[PusakoNews.com/red]

Pasang Iklan di PusakoNews.com R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Malang R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews